Pada perkebunan kakao rakyat, daun pangkasan tanaman dan kulit buah kakao (cangkang/pod) serta hijauan tanaman pelindung/naungan yaitu gamal (Gliricidia sepium) dan lamtoro (Leucaena leucocephala) dapat dimamfaatkan sebagai pakan ternak kambing. Kulit buah kakao selalu tersedia sepanjang tahun. Sementara itu dengan interval dan cara peamangkasan yang benar diperolehdaun-daun hpangkasan tanamanpelindung. Kandungan gizi kulit buah kakao terutama kandungan protein kasar yaitu 8,5 %.
Beberapa penyakit yang pernah dijumpai menyerang tanaman kakao di Lampung adalah busuk buah (Phytopthora palmivora Bult.), penyakit antraknosa (Colletotricum gleosporoides Penz. Sacc.), vascular streak dieback (Oncobasidium theobromae Talbot & Keane), jamur upas (Corticium salmonicolor), dan penyakit jamur akar (Ganoderma pseudoferreum Walker.). Semua jenis penyakit ini mampu menggagalkan panen jika tidak dikendalikan dengan tepat.