Perkembangan industri dan pola kehidupan masyarakat modern berhubungan langsung dengan peningkatan kebutuhan barang dan jasa, pemakaian sumber-sumber energi, dan sumber daya alam. Penggunaan sumber daya alam secara besar-besaran tanpa mengabaikan lingkungan mengakibatkan berbagai dampak negatif yang terasa dalam waktu yang relative cepat maupun dalam jangka panjang. Pembangunan berkelanjutan merupakan suatu upaya dan pola pendekatan dalam pemanfaatan sumber daya alam yaitu suatu pembangunan yang berusaha memenuhi kebutuhan kita sekarang tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Blog Archives
Limbah Plastik
Seperti kita ketahui bahwa pemakaian plastik tidak lepas dari kehidupan kita sehari-hari. Karena begitu banyaknya konsumsi terhadap plastik maka sampah dari plastik pun menjadi komponen ketiga terbanyak setelah sampah organik dan kertas. Plastik tidak bisa diuraikan oleh panas matahari, curah hujan maupun mikroba. Untuk itulah banyak LSM yang bergerak dalam masalah lingkungan menjadikan plastik sebagai prioritas utama.
Stop Merokok! Bukan Karena Asapnya, Tapi Proses Pembuatannya
Semua barang yang kita konsumsi memerlukan energi dalam proses pembuatannya. Dari yang termudah seperti memakan strawberry yang kita petik sendiri dan langsung kita makan sampai kertas yang kita pakai sehari-hari. Seperti tanaman lainnya, strawberry memerlukan waktu untuk tumbuh dan dalam perjalanannya memerlukan air, pupuk dan tenaga manusia juga. Kertas mungkin memiliki rantai yang lebih panjang, dari penanaman pohon, penebangan, lalu melalui semua proses yang ada di pabrik yang memerlukan banyak sekali energi, sampai transportasi ke tempat dimana kertas itu kita pakai, dan kita buang.
Daur Ulang (recycle) Limbah
Pengolahan limbah (end-of-pipe) pada prinsipnya adalah proses perubahan dari satu jenis fasa ke fasa yang lain. isalnya pada pengolahan limbah cair industri, kandungan pencemar dalam limbah umumnya diupayakan agar mengendap, sehingga cairan yang keluar dari sistem pengolahan limbah sudah berkurang kandungan pencemarannya. Namun masalahnya tidak selesai begitu saja. Endapan hasil olahan tersebut pada dasarnya adalah limbah cair yang lebih kental (konsentrasi pencemarnya lebih tinggi) yang berbentuk lumpur. Lumpur ini umumnya akan dikurangi kadar airnya sehingga menghasilkan suatu padatan, yang masih mengandung pencemar dengan konsentrasi tinggi. Dalam hal ini terjadi proses perubahan dari fasa cair ke fasa padat.
Tas Cantik Berbalut Kemasan Bekas
Seperti yang kita ketahui penduduk Indonesia semakin hari semakin bertambah, seiring dengan hal tersebut kebutuhan masyarakat pun semakin bertambah. mulai dari konsumsi makanan, hingga pemenuhan kebutuhan sehari-hari seperti pembeliaan deterjen pencuci baju, pewangi pakaian , hingga pewangi lantai. Bila satu rumah tangga dalam satu hari menggunakan 1 sachet deterjen, pewangi pakaian hingga pewangi lantai yang bermerk “SO KLIN”, berapa banyak deterjen, pewangi pakaian, dan pewangi lantai yang digunakan oleh semua penduduk di Indonesia selama 1 hari?? dan berapa banyak pula bekas kemasan produk-produk tersebut?
Pengolahan Limbah 4 – ReCYCLE, Cradle to Cradle NOT Cradle to Grave
Saatnya membangun sebuah konsep Recycle dengan prinsip produk yang sifatnya Cradle to Cradle. Pengelolaan limbah dengan cara mendaur ulang setiap item yang sudah memasuki masa decline (usang) diperlukan sebuah usaha yang sangat telaten dan terencana di awal perencanaan dan perancangan produk. Pada materi pengolahan limbah 3, pengolahan limbah dengan cara guna ulang adalah tindak lanjut dari reduce dimana untuk memperlambat sampah atau limbah langsung dibuang ke tanah dengan memanfaatkan kembali materi yang akan mencapai titik usang penggunaan. Oelhe karena itu perancangan produk yang awalnya hanya dirancang “Pakai-Gunakan-Buang” (cradle to Grave) dengan pola recyle diperhitungkan pula prinsip “Pakai-Gunakan-Pakai” (cradle to cradle). Artinya produk yang sudah habis masa pakainya diupayakan tidak langsung dibuang akan tetapi bisa digunakan kembali untuk menjadi produk baru.
Pengolahan Limbah 1 – 5W+H
Limbah memberikan arti teknis adalah sebagai barang yang dihasilkan oleh sebuah proses dan dapat dikategorikan sebagai bahan yang sudah tidak terpakai. Jika mengambil definisi dari wikipedia, maka;
Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga, yang lebih dikenal sebagai sampah), yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis.
Jenis limbah pada dasarnya memiliki dua bentuk yang umum yaitu; padat dan cair, dengan tiga prinsip pengolahan dasar teknologi pengolahan limbah;
