Limbah Minyak Goreng, Limbah Multifungsi

Manusia tidak pernah lepas dengan kebutuhan akan pangan. Setiap orang pasti butuh makan untuk bertahan hidup. Faktanya, hampir sebagian besar olahan makanan yang nikmat bagi lidah adalah makanan yang digoreng terlebih dahulu. Maka sudah bukan hal yang  baru jika minyak goreng kebutuhan utama dalam rumah tangga. Hal ini dibuktikan dengan masuknya minyak goreng sebagai salah satu sembako atau Sembilan Bahan Pokok di Indonesia.

Continue reading …

Pemanfaatan Limbah Blotong Sebagai Bahan Bakar Alternatif

Blotong merupakan salah satu limbah yang dihasilkan oleh pabrik gula.Blotong atau filter cake adalah endapan dari nira kotor pada proses pemurnian nira yang di saring di rotary vacuum filter. Limbah ini keluar dari proses dalam bentuk padat mengandung air dan masih ber temperatur cukup tinggi  (panas) dan  berbentuk seperti tanah.  Blotong merupakan salah satu limbah pabrik gula yang mengganggu masyarakat sekitar pabrik gula karena blotong memiliki bau busuk. Blotong sering dimanfaatkan sebagai bahan pupuk organik. Semakin seringnya kampanye mengenai energi alternatif yang didengungkan maka pemanfaatan blotong sebagai bahan bakar alternatifpun mulai dilirik. Continue reading …

Limbah Jerami Padi

Keadaan alam Indonesia terutama di Provinsi Jawa Barat sudah tidak sebaik dahulu. Pencemaran alam yang semakin meningkat akibat meningkatnya pertumbuhan jumlah masyarakat. Dengan meningkatnya jumlah masyarakat, meningkat juga limbah yang dihasilkan dari benda-benda yang dibutuhkan oleh masyarakat. Terdapat beberapa jenis limbah yang dihasilkan oleh masyarakat, seperti limbah rumah tangga, limbah industri, limbah pertanian, dan limbah yang lainnya.

Continue reading …

Membangun Kebiasaan untuk Menyelamatkan Bumi Kita

Sampah, Sisi Lain Jakarta“Data terakhir Dinas Kebersihan Jakarta menunjukkan jumlah sampah Jakarta sampai saat ini ± 27.966 M³  per  hari. Komposisinya, 65 persen sampah organik dan 35 persen sampah nonorganik. Jadi kalau mau kita hitung, penduduk DKI Jakarta dapat membangun 1 Candi Borobudur setiap 2 Hari dari tumpukan sampah.”(http://bumikita.com/artikel-membangun-candi.html)

Pernyataan tersebut membuat saya terkejut, bagaimana jika data ini digabungkan dengan data kota-kota lain di Indonesia? Mungkin sampah yang terkumpul akan menutupi pulau bali dalam 2 hari. Hal ini membuktikan bahwa tingkat konsumsi kita masih lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat penanggulangan dari barang sisa konsumsi tersebut.

Continue reading …

Teknologi Pengolahan Air Limbah dengan Menerapkan Prinsip Reduce

Pengolahan AirPembuangan air limbah baik yang bersumber dari kegiatan domestik (rumah tangga) maupun industri ke badan air dapat menyebabkan pencemaran lingkungan apabila kualitas air limbah tidak memenuhi baku mutu limbah. Sebagai contoh, mari kita lihat Kota Jakarta. Jakarta merupakan sebuah ibukota yang amat padat sehingga letak septic tank, cubluk (balong), dan pembuangan sampah berdekatan dengan sumber air tanah. Terdapat sebuah penelitian yang mengemukakan bahwa 285 sampel dari 636 titik sampel sumber air tanah telah tercemar oleh bakteri coli. Secara kimiawi, 75% dari sumber tersebut tidak memenuhi baku mutu air minum yang parameternya dinilai dari unsur nitrat, nitrit, besi, dan mangan.

Continue reading …

Daur Ulang (recycle) Limbah

Could scientists resurrect the dodo birdPengolahan limbah (end-of-pipe) pada prinsipnya adalah proses perubahan dari satu jenis fasa ke fasa yang lain.  isalnya pada pengolahan limbah cair industri, kandungan pencemar dalam limbah umumnya diupayakan agar mengendap, sehingga cairan yang keluar dari sistem pengolahan limbah sudah berkurang kandungan pencemarannya. Namun masalahnya tidak selesai begitu saja. Endapan hasil olahan tersebut pada dasarnya adalah limbah cair yang lebih kental (konsentrasi pencemarnya lebih tinggi) yang berbentuk lumpur. Lumpur ini umumnya akan dikurangi kadar airnya sehingga menghasilkan suatu padatan, yang masih mengandung pencemar dengan konsentrasi tinggi. Dalam hal ini terjadi proses perubahan dari fasa cair ke fasa padat.

Continue reading …

Pengolahan Limbah 4 – 3R Dalam Konteks Ekologi Industri

Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) menjadi sebuah tatanan yang memiliki keterkaitan antara proses satu dengan lainnya. Pengelohan Limbah terpadu saat ini cenderung mengarah pada sebuah pengolahan yang bisa menghasilkan sebuah benefit finansial yang menguntungkan untuk semua pihak. Prinsip terpadu dalam pengolahan limbah diterapkan dalam sebuah siklus ekologi industri. Konsep ini berawal dari sistem biologi yang dikenal dengan sebuah ekosistem yang didalamnya terdapat sebuah rantai makanan bagi spesies yang ada di dalamnya.

Konsep awal dari ekologi industri ini diadopsi dari prinsip Food Chain dalam sebuah ekosistem. Setiap komponen yang terlibat memiliki saling ketergantungan antara komponen satu dengan yang lainnya.

Continue reading …

Pengolahan Limbah 4 – ReCYCLE, Cradle to Cradle NOT Cradle to Grave

Saatnya membangun sebuah konsep Recycle dengan prinsip produk yang sifatnya Cradle to Cradle. Pengelolaan limbah dengan cara mendaur ulang setiap item yang sudah memasuki masa decline (usang) diperlukan sebuah usaha yang sangat telaten dan terencana di awal perencanaan dan perancangan produk. Pada materi pengolahan limbah 3, pengolahan limbah dengan cara guna ulang adalah tindak lanjut dari reduce dimana untuk memperlambat sampah atau limbah langsung dibuang ke tanah dengan memanfaatkan kembali materi yang akan mencapai titik usang penggunaan. Oelhe karena itu perancangan produk yang awalnya hanya dirancang “Pakai-Gunakan-Buang” (cradle to Grave) dengan pola recyle diperhitungkan pula prinsip “Pakai-Gunakan-Pakai” (cradle to cradle). Artinya produk yang sudah habis masa pakainya diupayakan tidak langsung dibuang akan tetapi bisa digunakan kembali untuk menjadi produk baru.

Continue reading …

Pengolahan Limbah 1 – 5W+H

Limbah memberikan arti teknis adalah sebagai barang yang dihasilkan oleh sebuah proses dan dapat dikategorikan sebagai bahan yang sudah tidak terpakai. Jika mengambil definisi dari wikipedia, maka;

Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga, yang lebih dikenal sebagai sampah), yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis.

Jenis limbah pada dasarnya memiliki dua bentuk yang umum yaitu; padat dan cair, dengan tiga prinsip pengolahan dasar teknologi pengolahan limbah;

Continue reading …