Google love Content.. setelah saya cermati dan amati selama obeservasi, ternyata robot google berpikir secara aritmatika. Seperti deret ukur, logikanya seperti perhitungan memori saja, 2, 4, 8, 16, 32, 64, 128, 256, 512, 1G dan seterusnya. Dan Konten web kita seperti deret hitung, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, dan seterusnya. Apa seeeh artinya…. Gw ga ngerti?? Mungkin anda bisa berpikir demikian, tidak mengerti, bagaimana Robot Google itu men-Scrawl situs kita. Awalnya saya tidak paham tentang Robot Google, dan tidak mengerti sama sekali tentang Role yang diberikan google untuk para usernya. Awalnya hanya berpikir bagaimana OnlineBuku.com bisa mendapatkan traffic (pengunjung) yang tinggi tanpa harus melakukan iklan besar-besaran, pasalnya dana saya terbatas dan minim untuk melakukan iklan di web.
Blog Archives
Chrome – Web Browser dari Google
Satu lagi inovasi baru teknologi web dari Google, belum lama Google telah membuat loncatan baru dengan Google Earth sekarang memunculkan lagi sebuah web browser yang paraktis. Versi majalah chip edisi online September 2008 memaparkan bahwa;
Google juga mengeluarkan asal muasal bagaimana chrome muncul dalam sebuah cerita komik online. Tidak hanya itu, sepertinya sebuah tradisi atau memang jagonya Google, Google Search Engine adalah sebuah algoritma matematika. Sekarang Google menemukan sebuah algoritma untuk merender Javascript.
Bisa dibayangkan, sepertinya Google sedang melakukan sebuah inovasi bagi para penggunanya untuk bisa menjelajah dunia internet dengan nyaman bagaikan mengendarai sebuah mobil mewah yang memiliki semua fasilitas moderen dan tercanggih.
Sebuah terobosan baru yang luar biasa. Sepertinya kalau Google mengeluarkan produk offline pasti akan laku keras. Bagaimana ya seandainya google mengeluarkan produk pakaian dalam pria dengan logo Google, sepertinya akan laku keras bak kacang goreng. Merek Google begitu mendunia dan begitu dekat dengan para penggunanya. Chrome sepertinya akan banyak menjadi “sparing partner” bagi web browser terkenal di dunia.