Pemaanfaatan Limbah Kulit Singkong Sebagai Pupuk (Bioteknologi) dan Obat Cacing
Filed under: Ekologi Industri, Lingkungan, Tek. Pengelolaan Limbah
Singkong merupakan umbi atau akar pohon yang panjang dengan fisik rata-rata bergaris tengah 2-3 cm dan panjang 50-80 cm,tergantung dari jenis singkong yang ditenam.Daging umbinya berwarna putih atau kekuning-kuningan. Umbi singkong merupakan sumber energi yang kaya karbohidrat namun sangat miskin protein. Sumber protein yang bagus justru terdapat pada daun singkong karena mengandung asam amino metionin. Nah,kalau daun dan isinya begitu bermanfaat dan sangat bernutrisi tinggi untuk kita bagaimanakah dengan kulitnya? Apakah kulit singkong hanya sebagai limbah/sampah dari singkong? Hal ini sering kali disepelekan oleh sebagian besar orang,namun ternyata selain dianggap sebagai limbah dari tanaman singkong,kulit singkong memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi yang dapat digunakan sebagai sumber bagi ternak. Selengkapnya dibahas dalam poin-poin berikut ;
Pemanfaatan dan Pengolahan Sampah dan Limbah Kampus Unpad Jatinagor
Tidak ada gading yang tak retak. Setiap kampus perguruan tinggi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Posting ini tidak membicarakan kekurangan kampus lain. Akhir-akhir ini saya merasa janggal dengan kondisi kampus Jatinangor. Kurangnya pemanfaatan dan pengelolaan sampah yang ada menjadi pokok permasalahan yang terjadi di lingkungan kampus Unpad Jatinangor. Padahal, sumber daya sampah yang ada cukup Kawasan Kampus Unpad Jatinangor dengan jumlah mahasiswa dan staff yang sangat besar akan menghasilkan sampah tiap harinya. Jika penanganannya tepat, sampah dapat diolah menjadi produk yang bernilai lebih, seperti kompos, hasil fermentasi sampah anorganik yang pada akhirnya dapat dimanfaatkan untuk lahan pertanian yang berada di dalam kawasan kampus.
TOP 10 Issu Lingkungan Saat ini
Daniel C. Esty dan Andrew S. Winston adalah penulis buku Green to Gold. Dalam buku tersebut mengkaji isu lingkungan yang dihadapi dunia saat ini. Daniel meng-klaim ada”TOP 10 Environmental Issues” dan 10 issu tersebut menjadi “The Best Issues” dalam kategori Isu Lingkungan Hidup yang kita hadapi sekarang.
Green to Gold, sebuah judul yang sangat menarik tetapi lebih menarik sepuluh isu lingkungan tersebut. Di Indonesia issu ini kalah kepentingannya dengan kasus bank Century, mantan pimpinan KPK Antarasi A, kesaksian mantan Kabareskrim Polri dan kasus-kasus lainnnya. Memang betul seperti di Indonesia harus menjadi prioritas utama. Selama kasus seperti itu tidak dapar terselesaikan, maka akan berdampak pula pada kasus lingkungan di Indonesia. Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat besar, sayangnya saat ini Ekonomi Indonesia masih bertumpu pada kekayaan alam tersebut. Hasilnya Indonesia turut memberikan kontribusi terhadap issu kerusakan lingkungan saat ini. Isu tersebut diantaranya;
Ekologi Industri Pada Pengolahan Air Laut
Untuk sebagian orang mungin topik ini terdengar kurang menarik atau bahkan tidak populer sama sekali. Namun untuk sebagian orang, khususnya yang tinggal di daerah pantai yang letaknya terpencil, ini merupakan bahasan sehari-hari, mengenai bagaimana mendapatkan air yang layak konsumsi setiap hari tanpa harus mendatangkan galon-galon air mineral dari kota besar. Sebelum membahasnya, kita harus mengetahui pengertian ekologi industri. Ekologi industri merupakan suatu sistem yang digunakan untuk mengelola aliran energi atau material sehingga diperoleh efisiensi yang tinggi dan menghasilkan sedikit polusi. Definisi yang lain yaitu ekologi industri merupakan suatu pendekatan manajemen lingkungan dimana suatu sistem industri tidak dilihat secara terpisah dengan system sekelilingnya tetapi merupakan bagian utuh yang saling mendukung dalam rangka mengoptimalkan siklus material ketika suatu bahan baku diproses menjadi produk. Dasar utama ekologi industri yaitu metabolism industri yang merupakan keseluruhan aliran material dan energi yang ada dalam system industri. Tujuan utama ekologi industri adalah untuk mengorganisasi sistem industri (termasuk semua aspek kegiatan manusia di dalamnya) sehingga diperoleh suatu jenis operasi yang ramah lingkungan dan berkesinambungan (sustainable development).
Sistem Ekologi Indusri Sebagai Upaya Pelaksanaan Kawasan Industri Bersih
Filed under: Ekologi Industri, Tek. Pengelolaan Limbah
Perkembangan industri dan pola kehidupan masyarakat modern berhubungan langsung dengan peningkatan kebutuhan barang dan jasa, pemakaian sumber-sumber energi, dan sumber daya alam. Penggunaan sumber daya alam secara besar-besaran tanpa mengabaikan lingkungan mengakibatkan berbagai dampak negatif yang terasa dalam waktu yang relatif cepat maupun dalam jangka panjang. Pembangunan berkelanjutan merupakan suatu upaya dan pola pendekatan dalam pemanfaatan sumber daya alam yaitu suatu pembangunan yang berusaha memenuhi kebutuhan kita sekarang tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka. Pada era global dan pasar bebas sekarang ini, industri dihadapkan pada persaingan yang ketat, sehingga keunggulan komparatif yang menjadi andalan pada masa lalu sudah tak mampu untuk menghadapi tantangan pasar bebas. Peningkatan efisiensi merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan daya saing terhadap produk-produk sejenis dari Negara tetangga maupun negara lain yang masuk ke Indonesia dan juga dalam melakukan produk ekspor ekspor.
Ekologi Industri Pengembangan Kelapa Sawit
Filed under: Ekologi Industri, Tek. Pengelolaan Limbah
Perkembangan perkebunan kelapa sawit di Indonesia mengalami mengingkatan yang sangat signifikan. Hal ini disebabkan tingginya permintaan atas Crude Palm Oil (CPO) sebagai sumber minyak nabati dan penyediaan untuk biofuel. Pengembangan perkebunan kelapa sawit memiliki dampak positif dan dampak negatif. Dampak ekologi perkebunan kelapa sawit adalah meningkatkan level CO2 (karbon diokasida) di atmoster, hilangnya keanekaragaman hayati dan ekosistem hutan hujan tropis, serta plsama nutfah, hilangnya sejumlah sumber air, sehingga memicu kekeringan, peningkatan suhu, dan gas rumah kaca yang mendorong terjadinya bencana alam, berkurangnya kawasan resapan air, sehingga pada musim hujan akan mengakibatkan banjir karena lahan tidak mempunyai kemampuan menyerap dan menahan air, kehancuran habitat flora dan fauna yang mengakibatkan konflik antar satwa, maupun konflik satwa dengan manusia.
Ekologi Industri di Indonesia
Filed under: Ekologi Industri, Tek. Pengelolaan Limbah
Berdasarkan Kajian Penerapan Ekologi Industri yang telah dilakukan oleh Deni Swantomo, Maria Christina P., dan Kartini Megasari, strategi untuk mengimplementasikan konsep ekologi industri ada empat elemen utama yaitu: mengoptimasi penggunaan sumber daya yang ada, membuat suatu siklus material yang tertutup dan meminimalkan emisi, proses dematerialisasi dan pengurangan dan penghilangan ketergantungan pada sumber energi yang tidak terbarukan. Dengan menerapkan konsep ekologi industri, kawasan industri dapat mengembangkan sistem pertukaran limbah yang dapat bermanfaat bagi industri tersebut. Indonesia sebagai negara agraris dapat mengembangkan ekologi industri berbasis agroindustri. Hasil dari kajian yang mereka lakukan yaitu berupa keuntungan yang dapat diperoleh yaitu penurunan jumlah konsumsi energi fosil, sumber daya alam, dan mengurangi dampak lingkungan. Selain itu biaya produksi juga dapat dikurangi.
Kawasan Ekologi Industri Berbasis Industri Pengolahan Tebu
Filed under: Ekologi Industri, Tek. Pengelolaan Limbah
Hasil tebu di proses di industri gula ,dan menghasilkan produk gula dan pruduk samping tetes tebu selulosa.tetes tebu digunakan sebagai bahan baku industri penyulingan etanol sedangkan serat selulosa dimanfaatkan sebagai bahan baku industri kertas,pada industri kertas dihasilkan produk kertas dan limbah lumpur yang telah diolah dapat menjadi bahan baku industri pupuk organik. industri penyulingan etanol dapat menghasikan produk etanol dan efluen yang dapat dijadikan bahan baku industri biogas .industri biogas dapat menghasilkan energi yang dapat memasok kawasan tersebut.lembah yang dihasilkan telah sangat berkurang kuantitasnya dan sifat toksisitasnya .limbah tersebut diolah secara terpadu sehingga dihasilkan limbah yang ramah lingkungan .Air limbahnya yang telah diolah dapat juga dikembalikan sebagai air proses industri.


Saya