Mengapa Prestasi Bulutangkis Semakin Menurun?
Prestasi atlet bulutangkis kita di dunia international memang mengalami penurunan terbukti dengan sedikitnya juara yang dihasilkan diberbagai tournament. Banyak komentar yang disampaikan oleh orang yang mengerti bulutangkis baik yang sifatnya mengkritik, memberi saran atau yang hanya sekedar berkomentar. Mengapa dengan menurunnya prestasi bulutangkis Indonesia, PBSI tidak mencoba membuat suatu seminar atau kajian dengan mengundang pakar-pakar dari beberapa disiplin ilmu yang mendukung. Disamping itu orang-orang yang berkomentar dapat lebih terarah dalam memberikan masukan tentang bagaimana membangun kembali prestasi olahraga bulutangkis yang pernah kita punyai.
Ekologi Industri Tebu dan Sapi
Ekologi industri merupakan suatu kajian yang masih baru menggunakan pendekatan sistem dalam studi-studinya untuk mengitegrasikan antara sistem industri dan alam serta mencari cara-cara untuk mendesain ulang sistem tersebut. Ekologi industri merupakan salah satu konsep untuk menerapkan pembangunan berkelanjutan.
Tujuan utama ekologi industri adalah untuk memajukan dan melaksanakan konsep-konsep pembangunan berkelanjutan, baik itu secara global, regional, ataupun tingkat lokal, dengan mecoba menemukan antara kebutuhan generasi sekarang dengan generasi yang akan datang. Ada 3 prinsip kunci pembangunan yang berkelanjutan yang menjadi tujuan ekologi industri, yaitu:
Fenomena Hawthorne Effect dalam Dunia Perfilman Indonesia
Hawthorne, secara historikal adalah nama sebuah pabrik dibawah naungan perusahaan raksasa Western Electric Co. yang kemudian dunia kenal sebagai sebuah teori sosial dimana awal mulanya dilakukan beberapa percobaan. Percobaan yang bertujuan untuk meneliti dampak lampu penerangan terhadap kinerja para pekerja pabrik.
Berbagai intensitas cahaya di atur sedemikian rupa secara berkala untuk melihat reaksi kerja para pegawai. namun hasil yang didapatkan sangat tidak terduga, peningkatan produktifitas tidak tepengaruh dari tingkat pencahayaan yang di uji coba. Hal itu malah menghasilkan asumsi baru yang menyimpulkan bahwa sebenarnya yang mempengaruhi produktifitas adalah dari pekerja perusahaan itu sendiri. Dimana pada pelaksanaan percobaan tersebut, terdapat pengawas yang selalu memperhatikan segala kegiatan pekerja selama percobaan berlangsung. Hal ini membukktikan bahwa adanya perhatian dari orang lain sangat berdampak pada kinerja seseorang atau suatu kelompok.
Industri Batik dan Permasalahannya
Filed under: Bisnis, Ekonomi, Perencanaan Bisnis, Teknik Industri
Dunia batik kita diwarnai dengan berbagai gejolak, antara lain yang berkaitan dengan HKI maupun yang berhubungan dengan lingkup perbatikan sendiri, seperti tekstil motif batik (printing). Tidak adanya kejelasan penanganan masalah HKI, menimbulkan interprestasi yang beragam dikalangan masyarakat dan pemerintah (daerah). Kreatifitas, khususnya didalam bahan, desain corak dan motif, terpengaruh juga dengan dinamika pasar global. Dengan pekembangan teknologi, bentuk pasar batikpun mulai berubah, selain pasar fisik muncul juga pasar on-line. Sedangkan disisi produksi selain masalah produktifitas dan tenaga kerja, berkembang penggabungan atau mungkin persenyawaan (chemistry) antara tenun, printing dan pembatikan. Masa depan batik akan sangat ditentukan dengan pendekatan branding dan pengamanan supply chain, kalau ingin bertahan didunia global.
Excursion MSc Industrial Ecology
Filed under: Amdal, Ekologi Industri, Lingkungan, Teknik Industri
Industrial Ecology – a systemic approach to Sustainable Development
Pollution !!!
Filed under: Amdal, Analisis Rekayasa Sistem, Ekologi Industri, Lingkungan, Tek. Pengelolaan Limbah, Teknik Industri
SAYANG KAH KITA PADA BUMI INI ???
Optimalisasi Pemanfaatan Potensi Ekonomi Sumber Daya Alam
Filed under: Ekonomi, Lingkungan, Manajemen, Pertanian, Teknik Industri
Sumber daya alam, dimana dapat diketahui bersama mempunyai banyak hal yang terkandung didalamnya, baik unsur biotik maupun unsur abiotik. Yang mana subjek subjek tersebut memiliki potensi ekonomi cukup besar apabila dalam pengelolaannya disertai dengan perencanaan yang matang. Sehingga didapat hasil yang optimal dari suatu kegiatan ekonomi yang terus berkelanjutan (kontinyu).
Sistem Outsourching Jadi Pilihankah dalam Sistem Bisnis Internasional??
Filed under: Bisnis, Sistem Bisnis Internasional, Teknik Industri
Posting ini bersumber dari Harian Umum Pikiran Rakyat tanggal 18 November 2008. Artikel ini merupakan tulisan dari Popy Rufaidah, Ph.D. yang merupakan Ketua Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran, Bandung. Bahasan yang unik dan menjadi sebuah fenomenologi dalam sebuah dunia bisnis saat ini yaitu Outsourcing. Pada dasarnya, hanya ada satu cara bagi seorang manusia (individu) untuk menghidupi diri dan keluarganya secara finansial yaitu dengan bekerja. Akan tetapi, bekerja disini dapat digolongkan dalam dua kelompok. Kelompok yang pertama adalah dengan bekerja pada orang lain atau biasanya disebut pegawai (employee) dan bekerja untuk dirinya sendiri (membangun bisnis/ berwirausaha).


Saya