Usaha peternakan sapi perah, dengan skala lebih besar dari 20 ekor dan relatif terlokalisasi akan menimbulkan masalah terhadap lingkungan (SK.Mentan. No.237/Kpts/RC410/ 1991 tentang batasan usaha peternakan yang harus melakukan evaluasi lingkungan). Populasi sapi perah di Indonesia terus meningkat dari 334.371 ekor pada tahun 1997 menjadi 368.490 ekor pada tahun 2001 dan limbah yang dihasilkan pun akan semakin banyak (BPS, 2001). Satu ekor sapi dengan bobot badan 400–500 kg dapat menghasilkan limbah padat dan cair sebesar 27,5-30 kg/ekor/hari. Limbah peternakan umumnya meliputi semua kotoran yang dihasilkan dari suatu kegiatan usaha peternakan, baik berupa limbah padat dan cairan, gas, ataupun sisa pakan (Soehadji, 1992). Ditambahkan oleh Soehadji (1992), limbah peternakan adalah semua buangan dari usaha peternakan yang bersifat padat, cair dan gas.
Category Archives: Pertanian
Seminar Perteta
| Hari/Tanggal | : | Selasa-Kamis, 6-8 Desember 2011 |
| Waktu | : | 08.00 – Selesai |
| Tempat | : | Kampus UNPAD Jatinangor |
TEMA SEMINAR:
”Penguatan Peran Keteknikan Pertanian Dalam Pengembangan Pertanian Industrial Yang Mandiri dan Berkelanjutan”
LINGKUP TOPIK SEMINAR :
- Bidang Teknik Tanah dan Air
- Bidang Energi dan Elektrifikasi Pertanian
- Bidang Mesin dan Peralatan Pertanian
- Bidang Bangunan dan Lingkungan Pertanian
- Bidang Teknologi Pasca Panen
- Bidang Sistem Manajemen dan Kebijakan terkait Keteknikan Pertanian
Jamu peluang bisnis bagi Indonesia
Jamu adalah sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia. Belakangan populer dengan sebutan herba atau herbal.Jamu dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan seperti rimpang (akar-akaran), daun-daunan dan kulit batang, buah. Ada juga menggunakan bahan dari tubuh hewan, seperti empedu kambing atau tangkur buaya.Jamu biasanya terasa pahit sehingga perlu ditambah madu sebagai pemanis agar rasanya lebih dapat ditoleransi peminum nya. Berbagai kota besar terdapat profesi penjual jamu gendong yang berkeliling menjajakan jamu sebagai minuman yang sehat dan menyegarkan. Selain itu jamu juga diproduksi di pabrik-pabrik jamu oleh perusahaan besar seperti Jamu Air Mancur, Nyonya Meneer,Djamu Djago,Sido Muncul, dan dijual di berbagai toko obat dalam kemasan sachet. Jamu seperti ini harus dilarutkan dalam air panas terlebih dahulu sebelum diminum. Pada perkembangan selanjutnya jamu juga dijual dalam bentuk tablet, kaplet dan kapsul.
Telo (Ubi Jalar) Indonesia diminati Jepang dan Korea Harganya 20 SGD/bungkus
Sampai saat ini kepopuleran ubi jalar Ipomoea batatas atau huwi boled masih kalah dibanding beras dan jagung. Konsumsi ubi jalar di Indonesia hanya 9,6 kg/tahun. Padahal di dalam umbi telo terdapat beragam manfaat luar biasa. Seperti yang dirilis oleh Nutrition Action Health letter, USA, bahwa umbi jalar menempati rangking satu dari 58 jenis sayuran. Hal ini diperkuat oleh WHO, badan kesehatan PBB jika ubi jalar mempunyai kandungan vitamin A sebanyak 4 kali wortel, sehingga sangat baik untuk mencegah kebutaan dan penyakit mata lainnya. Sedangkan kandungan Beta Coretan dan antociamin-nya sangat bermanfaat bagi balita dan anak-anak untuk membantu pertumbuhan tulang, gigi, rambut dan kulit serta sebagai pencegah berbagai penyakit degenetatif seperti jantung koroner, stroke dan kanker. Bagi orang yang terkena diabetes, ubi jalar sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat karea kandungan gulanya yang rendah. Karena itu pantaslah jika ubi jalar diberi predikat Sweet Potatoes is The King of Vegetables, oleh Nutrition Action Health Leter, USA.
Apresiasi Untuk Pahlawan Pangan Indonesia
Tanda-tanda kebangkitan sektor pertanian terus menggeliat. Ternyata krisis global pun cukup berdampak pada sektor ketahanan pangan, dalam hal ini sektor pertanian. Tetapi para petani Indonesia yang bekerja sama dengan para ahli agrikultur mencari solusi untuk keluar dari pelbagai tekanan yang mendera mereka. Hasil dari kerja sama ini, mereka mendapatkan solusi yaitu pengembangan dari sistem yang bernama “Revolusi Hijau”. Dengan solusi ini, para etani dapat dengan cepat menaikan hasil produksi ekspor maupun lokal.
ReUse Produk
Reuse adalah guna ulang dan dapat dikatakan sebagai cara untuk mengurangi degradasi lingkungan, yang memiliki pengertian penggunaan kembali sebuah benda atau materi apapun baik dalam fungsi yang sama atau berubah menjadi fungsi baru. Contoh pemanfaatan atau guna ulang suatu produk didalam bidang pertanian adalah pada produk kacang tanah, pada dasarnya produk kacang tanah dimanfaatkan untuk konsumsi manusia dan sisanya dibuang kedalam tong sampah termasuk kulitnya, tetapi sekarang ini banyak pemanfaatan kulit kacang yang diolah kembali menjadi fungsi baru yaitu briket kulit kacang tanah.
