Masih ingat dengan potongan lirik lagi ini…
Oh Ibu dan Ayah selamat pagi
Kupergi sekolah sampaikan nanti….
Yups.. sekolah menimba ilmu sampaikan nanti, dan sampai akhirnya menyusun skripsi. Bagi sebagain mahasiswa menyusun skripsi adalah sebuah perjalanan akhir menuju sebuah jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Gerbang baru dalam sebuah profesi, keahlian bidang ilmu dari bidang kajian yang ditekuni. Potongan lirik lagu yang diatas saya dengar dahulu sekali, saat saya masih duduk dibangku taman kanak-kanak. Ringan tapi kalau dihayati artinya sangat mendasar. Mendidik agar setiap siswa menjadi dirinya sendiri, seakan-akan menyimpan pesan rajin belajar “jangan nyontek” walaupun siswa atau mahasiswa yang menyontek itu sebenarnya “pintar”. Pintar memanfatkan keadaan. Begitu pula dengan menyusun sebuah skripsi, apa yang sering terjadi akhir-akhir ini mahasiswa kurang PD (percaya diri) untuk mengekloprasi Idenya dalam sebuah skripsi. Padahal jika dihayati lagi menyusun skripsi atau tugas akhir itu hukumnya Wajib, jadi mau tidak mau bidang yang akan dijadikan bahan skripsi harus dikuasai. Jika tidak memiliki sebuah konsekuensi penghamburan energi. Posting saya kali ini sengaja untuk anda yang saat ini mungkin masih menjadi mahasiswa, terutama juga mahasiswa saya agar tampil Percaya Diri dengan pemikirannya sendiri. Ada beberapa langkah yang minimal bisa dijadikan acuan untuk anda.
Continue reading …