Jokosusilongology
Filed under: Bisnis, Bisnis Internet, Blogging, Menulis, Perencanaan Bisnis

JS sebuah insial yang mungkin sudah sering di dengar, dibaca, dilihat, dari dunia internet. JS = Joko Susilo, seorang pebisnis online yang menjadi fenomenal di Indonesia saat ini. Posting ini tidak diikutkan dalam lomba Kontes SEO-nya mas Joko, tapi penghargaan saya kepada beliau dimana beliau telah mengembangkan ilmu baru untuk para netter Indonesia dan ilmunya mewabah bak sebuah epidemi di internet. Jokosusilongology, jika saya boleh memberikan istilah untuk sebuah ilmu yang dikembangkan oleh beliau. Ilmu yang sangat sederhana tapi banyak orang yang mempelajarinya bahkan secara tidak langsung Joko Susilo telah melakukan “building community” seakan-akan seperti guru yang membangun sebuah universitas “JS University”. Apa itu Jokosusilongology:
Industri Batik dan Permasalahannya
Filed under: Bisnis, Ekonomi, Perencanaan Bisnis, Teknik Industri
Dunia batik kita diwarnai dengan berbagai gejolak, antara lain yang berkaitan dengan HKI maupun yang berhubungan dengan lingkup perbatikan sendiri, seperti tekstil motif batik (printing). Tidak adanya kejelasan penanganan masalah HKI, menimbulkan interprestasi yang beragam dikalangan masyarakat dan pemerintah (daerah). Kreatifitas, khususnya didalam bahan, desain corak dan motif, terpengaruh juga dengan dinamika pasar global. Dengan pekembangan teknologi, bentuk pasar batikpun mulai berubah, selain pasar fisik muncul juga pasar on-line. Sedangkan disisi produksi selain masalah produktifitas dan tenaga kerja, berkembang penggabungan atau mungkin persenyawaan (chemistry) antara tenun, printing dan pembatikan. Masa depan batik akan sangat ditentukan dengan pendekatan branding dan pengamanan supply chain, kalau ingin bertahan didunia global.
Materi 3 Perencanaan Bisnis – Keunggulan Bersaing-1: Marketing Srategi dan Forecasting
Keunggulan bersaing sangat diperlukan sebagai tolok ukur dalam keberhasilan sebuah usaha. Dalam setiap kehidupan selalu ada persaingan yang motivnya bermacam-macam. Keunggulan disini memiliki tujuan utama yaitu untuk menguasai pasar yang bisa memberikan dampak pada keberlanjutan bisnis yang dijalankan.
Freddy Rangkuti dalam buku Perencanaan Bisnis mengungkapkan, “Semakin baik kinerja suatu perusahaan, semakin kuat keunggulan bersaing yang dimilikinya, Sebaliknya, semakin buruk kinerja suatu perusahaan, keunggulan bersaingnya semakin berkurang” Elemen apa saja yang menyebabkan sebuha keunggulan bersaing tersebut akan terbentuk;
Materi 2 Perencanaan Bisnis – Cakupan Perencanaan Bisnis
Sebuah perencanaan bisnis harus dilakukan dan mencakup 5 komponen utama dalam penyusunan Perencanaan Bisnis yang merepresentasikan kemana arah bisnis yang akan di bangun.
Dalam merencanakan sebuah usaha, pastikan semata-mata usaha yang dilakukan dengan sebuah perencanaan yang rinci. Komponen yang saya tuliskan dibawah ini adalah komponen sebuah perencanaan bisnis dengan tujuan perusahaan menengah dan besar. Tidak berarti bahwa industri kecil tidak boleh memiliki sebuah perencanaan bisnis, akan tetapi bisnis dalam skala rumahan atau home-based bussiness akan lebih mudah menggunakan 4 pertimbangan seperti dalam artikel yang pernah saya tulis. Dalam skala rumahan atau home-based bussiness pertimbangan yang penting masalah Modal, Resiko, waktu, dan Tempat Usaha. Nah bagaimana merencanakan usaha untuk industri yang agak besar, silahkan lanjutkan membaca materi ini.
Materi 1 Perencanaan Bisnis – Apa dan Bagaimana?
Bisnis dalam arti sebenarnya bisnis adalah sebuah usaha untuk melakukan sesuatu untuk menghasilkan sebuah profit dari modal yang sudah ditanamkan.
Artinya ada jumlah uang yang harus diinvestasikan dalam usaha tersebut tengan tujuan mencapai titik pengembalian modal. Resiko yang harus di hindari dalam sebuah usaha adalah Resiko “Bangkrut” atau kondisi dimana negatifnya sebuah neraca keuangan yang tidak menghasilkan nilai surplus pendapatan.
Bagaimana dengan perencanaan (plan), dalam arti sebenarnya perencanaan adalah menyusun beberapa kegiatan dalam sebuah kerangka pikir kegiatan yang memiliki satu tujuan. Jika dikaitkan dalam materi ini apa yang direncanakan yaitu “Bisnis”. secara filosofis mengapa usaha harus direncanakan, jawabannya menghindari sebuah kerugian besar atau kecil dari beberapa resiko, kebangkrutan, keberlangsungan sebuah usaha, kemajuan bisnis, dan lain-lain.
Analogis Bisnis Online Bagai Menanam Durian
Lucu memang analogis ini, saya mengumpamakan membangun sebuah bisnis online seperti membangun sebuah perkebunan Durian. Petani durian dengan telaten melakukan budidaya terhadap semua durian bibit unggul, baik dari Bangkok seperti durian kami, montong, maupun sunan dan petruk. Kemudian mereka menanam, menjaga, memelihara, dan pada akhirnya berujung pada sebuah panen raya durian.
Sebuah perjalanan yang panjang dan sangat gigih. Akan tetapi dibalik kegigihan para petani durian ini, para petani memiliki hasil panen yang sangat luar biasa. Panen yang bisa dihasikan sepanjang tahun dan sepanjang masa selama pohon durian itu tumbuh dilahan yang subur. Uniknya petani durian ini bisa mewariskan kepada anak cucunya dengan tidak harus menanam kembali. Sekali menanam akan panen durian selamanya.
Selama pohon durian masih ada di halaman, pekarangan, kebun si petani, selama itu pula dia akan merasakan panen yang terus menerus. Tanaman ini sebernarnya termasuk tanaman keran yang akan menghasilkan buah sepanjang tahun. Tidak berbeda dengan petani buah manggis di desa Puspahiang Tasikmalaya. Petani manggis biasanya mendapatkan kebun manggis adalah warisan nenek moyangnya. Bapak atau kakek merka dahulu yang menanam manggis, sekarang anak cucu yang menikmatinya.
4 Pertimbangan Jika Ingin Membangun Bisnis Sendiri
Menjalankan sebuah usaha, memang ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Sebuah bisnis besar memiliki perencanaan bisnis dengan mempertimbangkan banyak hal. Bagaimana jika bisnis tersebut dijalankan secara individu? apakah pertimbangannya sama dengan membangun sebuah usaha yang besar? Pada dasarnya sama, akan tetapi tidak semua harus diterapkan dalam sebuah bisnis skala individu atau rumahan (home-based business).
Filosofi yang bisa dijadikan bahan pertimbangan mengapa seseorang disarankan memiliki bisnis sendiri walaupun itu dalam skala individu. Kita sering atau apakah Anda pernah mengalami pada 3 Kondisi membingungkan. Pertama, Kondisi Ada Waktu Tidak Ada Uang. Artinya kondisi dimana saat seseorang atau individu memiliki banyak waktu luang atau dalam kondisi menganggur, memiliki kerjaan tetapi tidak memiliki income yang besar, tetapi kondisi finansial tidak mendukung atau “tongpes” (kantong kempes = tidak ada uang). Kondisi seperti ini tidak sedikit dialami oleh banyak orang sayapun mengalaminya. Sebuah kondisi yang bisa menyebabkan banyak penyakit fisik dan kejiwaan. Stres dan penyakit lain pasti hinggap, apalagi pada posisi sebagai pengangguran pasti sangat tidak nyaman.




Saya