Jenis ternak yang dipelihara ialah sapi potong. Untuk mempermudah proses perkembangbiakan dilakukan inseminasi. Sapi induk merupakan sapi bantuan pemerintah dimana setelah sapi induk melahirkan maka sang anak mejadi milik peternak dan sapi induk digilir pada peternak lainnya. Peternakan sapi dimiliki oleh perorangan namun perawatannya dilakukan pada tanah milik desa secara berkelompok yang disewakan pada petani. Jumlah produksi sapi di Dusun Binangun termasuk kecil.
Category Archives: 01-KKNM Unpad
Potensi Dusun Binangun
Potensi manusia di Dusun Binangun cukup besar bila diiringi dengan aktivitas pendidikan yang sesuai, karena Dusun ini jumlah penduduknya paling besar diantara dusun-dusun yang lain. Bila kemauan disalurkan dengan sarana dan prasarana yang ada maka dusun ini dapat berkembang dengan cepat secara ekonomi dan pendidikan.
Potensi transportasi yang sampai saat ini belum di hidupkan kembali adalah sarana kereta api yang dibangun pada saat zaman Belanda yang sampai saat ini dibiarkan begitu saja. Padahal jalur rel kereta api tersebut mencakup Kota Cijulang hingga Kota Banjar yang bila dihidupkan dapat mendorong aktivitas ekonomi Dusun Binangun.
Sosial Budaya Dusun Binangun
Mayoritas penduduk Dusun Binangun berkebudayaan sunda namun ada beberapa orang yang berasal dari Solo yang berkebudayaan Jawa. Kelembagaan sosial budaya yang terdapat di dusun Binangun adalah berupa lembaga kesenian yang dulunya bernama Kasumba dan telah berganti menjadi Panggugah. Jenis keseniannya adalah silat, degung, dan calung. Namun saat ini lembaga ini kurang produktif karena kurangnya keterlibatan para pemuda dusun.
Dari hasil pengamatan kami, interaksi antar masyarakat menunnjukan tingkat kekeluargaan yang tinggi. Hal ini terlihat saat ada warga yang menyelenggarakan resepsi pernikahan, warga datang sambil membawa bahan makanan dan membantu jalannya resepsi, selain itu juga terlihat dari budaya gotong royong masih kuat yang didukung dengan adanya organisasi seperti LKK.
Pada sektor keagamaan, seluruh masyarakat Dusun Binangun beragama Islam dan sering dilakukan pengajian yang terjadwal tiap minggu. Di Dusun Binangun terdapat 5 masjid yaitu :
1. Masjid Al-Mutaqin
2. Masjid Al-Ikhlas
3. Masjid Nurul Iman
4. Masjid Al-Falah
5. Masjid Al-Muawanah
Tingkat Pendidikan, Kondisi Ekonomi, dan Kesehatan, serta Sosial Budaya Warga Dusun Kalensari, Desa Kondangjajar
A. Pendidikan
Jumlah masyarakat dusun Kalensari berdasarkan pendidikan terakhir hasil dari pemetaan sosial mahasiswa KKN UNPAD, yaitu:
TK = 12 orang
SD = 328 orang
SMP = 101 orang
SMA = 167 orang
Perguruan Tinggi = 51 orang
SLB = 2 orang
Berdasarkan data yang telah didapat, sebagian besar pendidikan terakhir orang tua di dusun tersebut adalah SD. Sedangkan anak-anaknya sebagian besar mengikuti jenjang pendidikan hingga SMA dan bahkan ada yang sampai meneruskan hingga ke perguruan tinggi.
Sektor Pertanian/ Perkebunan, Perikanan/ Kelautan, serta Peternakan Dusun Kalensari, Desa Kondangjajar
A. Pertanian/Perkebunan
Jenis komoditas pertanian dan perkebunan utama adalah palawija, kelapa, dan cabe rawit. Pola tanam masih menggunakan pola tradisional. Hasil dari pertanian kelapa ini diambil oleh masyarakat sendiri dan dikumpulkan sampai pada akhirnya diambil oleh distributor dan dihargai sebesar Rp 600,00/ butir kelapa. Di dusun ini terdapat pengairan yang bersumber dari Sungai Cijulang yang sistem pengairannya melalui selokan, terdapat pula pengairan yang langsung bersumber dari air laut. Air sebagian digunakan untuk pengairan tambak udang, sawah, dan lain-lain.
Tata Pemerintahan, Kondisi Geologi dan Geografis, serta Demografi DUSUN KALENSARI, Desa Kondangjajar
A. Tata Pemerintahan
Dusun Kalensari terdiri dari 2 RW dan 8 RT yang dipimpin oleh seorang kepala Dusun, dimana masing-masing RW dan RT dipimpin oleh seorang ketua RW dan ketua RT.
Struktur Pemerintahan Dusun Binangun :
Kepala Dusun : E. Askondi
Sekretaris : Sujai
Bendahara : Eros R.
Ketua RW 05 : Muchtar
· Ketua RT 20 : Eri
· Ketua RT 21 : Uyat
· Ketua RT 22 : Sarju
· Ketua RT 23 : Agus
Ketua RW 06 : S. Sutarjaya
· Ketua RT 24 : Rena M
· Ketua RT 25 : Solihin
· Ketua RT 26 : Pudin
· Ketua RT 27 : Hadwia
KKNM UNPAD di Desa Kondangjajar, Kec. Cijulang, Kab. Ciamis, Jawa Barat
Desa Kondangjajar berada di Kecamatan cijulang, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. selain Kondangjajar dikecamatan Cijulang terdapat pula desa Batukaras, Ciakar, Cibanten, Cijulang, Kertayasa, dan Margacinta. Desa Kondangjajar terdiri dari empat dusun, yaitu Dusun Binangun, Dusun Kalensari, Dusun Garunggang, dan Dusun Cikaler. masing-masing dusun terdiri dari RW dan RT.
Pemetaan Dusun Garunggang Desa Kondangjajar
Tata Pemerintahan
Dusun Garunggang terdiri 8 RT dan 2 RW yang masing-masing RT dan RW dipimpin oleh ketua RT dan ketua RW. Tokoh yang berpengaruh yaitu kepala dusun : Wawan K, dan ketua Karang Taruna : Agah Yogaswara.
Geologi dan Geografis
Dusun ini terletak 6 meter dpl; 1 RT di atas bukit, dan 7 RT lainnya berkumpul di satu dataran yang lebih rendah. Keadaan tanah di dusun garunggang cukup subur dan sebagian besar digunakan untuk bercocok tanam(pertanian). Sebagian besar lahan berupa sawah (58,46 Ha), digunakan untuk bercocok tanam,antara lain padi dan kelapa dan sebagian kecil lahan berupa kolam (51 kolam) yang digunakan untuk pembudidayaan ikan dan kepiting.