Jul
17
Teknologi Pengolahan Sampah
Filed Under Kompos, Lingkungan, Tek. Pengelolaan Limbah, Umum | 2 Comments
Sampah itu sumber uang. Tetapi caranya bagaimana? Tentu saja, tidak sulit melakukannya. Pada posting ini akan menjelaskan bagai sebuah daerah sebut saja Cilandak mengelola sampahnya dan bisa menghasilkan uang. Warga Cilandak sudah membuktikan hal itu, meskipun dengan teknologi yang sederhana. Sebut saja seorang warganya bernama Mardian (50), warga RT 03/RW 08 Kecamatan Cilandak Timur, Jakarta Selatan misalnya, telah membuktikan betapa bermanfaatnya sampah yang umumnya dianggap sebagai barang tak berharga itu. Mardian bersama warga lainnya tidak membuang sampah produksi dari rumah mereka masing-masing.
Jun
23
Pembuatan Pupuk Bokashi
Filed Under Amdal, Kompos, Lingkungan, Tek. Pengelolaan Limbah | 5 Comments
Pembuatan bokashi merupakan salah satu cara dalam mengangani limbah. Hal ini disebabkan bokashi dapat dibuat dari limbah pertanian. Salah satu contohnya adalah limbah log (media tanam) jamur. Pada saat panen jamur, media tanam ini akan dibuang begitu saja dan tidak dimanfaatkan kembali, maka kemudian dilakukan percobaan pembuatan bokashi dari limbah ini. Beberapa keunggulannya pada limbah ini adalah masih tersisa akar-akar dari tanaman jamur yang mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman, dapat diserap lebih baik, ramah lingkungan dan memperbaiki sifat fisik tanah.
Jan
8
Pemanfaatan Jerami Menjadi Kompos Jerami
Filed Under Kompos, Lingkungan, Tek. Pengelolaan Limbah | 3 Comments
Tanah dinyatakan subur bila dapat menyediakan unsur hara dalam jumlah cukup dan seimbang serta mempunyai aerasi yang optimum. Tanah yang terus menerus ditanami tingkat kesuburan tanahnya akan semakin berkurang karena sebagian besar hara yang terdapat didalamnya akan diangkut keluar oleh tanaman. Hara yang ditambahkan dari pupuk melalui pemupukan merupakan suplai terbesar dari suatu sistem tanah. Unsur hara yang ada di dalam tanah sangat dibutuhkan tanaman untuk dapat hidup dan berkembang biak. Dengan bantuan energi dari sinar matahari, hara dari dalam tanah ditambah dengan karbon dioksida dari udara ini diubah menjadi senyawa komplek untuk membentuk batang, daun, dan bulir-bulir padi/beras. Padi/beras akan dipanen dan dibawa ke tempat lain, sedangkan jerami sisa-sisa panen umumnya dibakar.

