Saat Sebuah Bisnis di Jalankan Bersama dengan Komunitasnya…
Apa yang terjadi dari sebuah usaha kecil, dan dijalankan bersamaan dengan komunitasnya. Posting ini hasil survey dan pengamatan yang saya lakukan sendiri, kalau boleh di bilang dalam sebuah metode penelitian seperti riset dengan metode partisipasi aktif. Usaha yang saya amati bahkan saya menjadi sedikit terlibat didalamnya, adalah usaha kuliner nasi goreng. Mungkin dari sudut pandang sebuah usaha, kuliner ini memang kecil tapi cukup merakyat. Tidak sedikit orang memandang sebelah mata usaha nasi goreng, padahal bisnis ini memiliki keuntungan dan manfaat sendiri. Beberapa hal yang saya pelajari dari sebuah usaha kuliner nasi goreng keliling. Blog-nya bisa anda lihat di www.blogopang.onbuk.com. Apa pembelajaran yang saya dapat?
Bisnis Nasi Udukpun Bisa Besar
Filed under: Bisnis, Budaya, Creativity, Ekonomi, Kelayakan Bisnis
Nasi uduk merupakan makanan popular khas Jakarta. Nama yang diperkenalkan kepada pelanggannya adalah “Nasi Uduk Cahaya Asli”. Bisnis nasi uduk ini didirikan oleh Jamine Ravasia, Erna Wita, Elizabeth Hendrica, dan Dr. Jusriel Kamil. Usaha ini merupakan usaha patungan dari keluarga yang masih merupakan keluarga dekat. Usaha nasi uduk ini berdiri pada awal September 1993 di jalan Gondangdia Lama, Jakarta Pusat.
Sajadah Unik dan Cantik Berbahan Dasar Flanel Untuk Anak-Anak
Usaha yang dirintis oleh Dian Komala Murni sejak Februari 2008, yaitu sajadah yang berbahan dasar kain flanel atau felt yang pada awalnya Ibu Dian merintis usahanya diaplikasikan pada kaos tetapi karena persaingan yang sangat ketat maka Ibu Dian mencoba kreasi yang lain dengan bahan dasar yang sama. Kreasi Ibu Dian memiliki label Harna’s Collection.
Starbucks Coffee
Filed under: Bisnis, Budaya, Creativity, Ekonomi, Manajemen, Marketing, Menulis, Penelitian, Sistem Bisnis Internasional
Starbucks Corporation adalah sebuah jaringan kedai kopi dari Amerika Serikat yang bermarkas di Seattle, Washington. Starbucks adalah perusahaan kedai kopi terbesar di dunia, dengan 15.012 kedai di 44 negara. Starbucks menjual kopi, minuman panas berbasis espresso, minuman dingin dan panas lainnya, makanan ringan, serta cangkir dan biji kopi. Melalui divisi Starbucks Entertainment dengan merek Hear Music, perusahaan ini juga memasarkan buku, musik, dan film.
Nostalgia Lontong Capgomeh
Suasana perayaan Capgomeh pada masa lalu sungguh mengesankan. Setidaknya itulah kenangan sejumlah warga keturunan Tionghoa. Capgomeh adalah hari kelima belas setelah perayaan Tahun Baru Imlek. Perayaan puncak Capgomeh diisi dengan berbagai keramaian, seperti arak-arakan patung dewa dan sesembahan di kuil, serta atraksi budaya.



Saya