Sampai saat ini kepopuleran ubi jalar Ipomoea batatas atau huwi boled masih kalah dibanding beras dan jagung. Konsumsi ubi jalar di Indonesia hanya 9,6 kg/tahun. Padahal di dalam umbi telo terdapat beragam manfaat luar biasa. Seperti yang dirilis oleh Nutrition Action Health letter, USA, bahwa umbi jalar menempati rangking satu dari 58 jenis sayuran. Hal ini diperkuat oleh WHO, badan kesehatan PBB jika ubi jalar mempunyai kandungan vitamin A sebanyak 4 kali wortel, sehingga sangat baik untuk mencegah kebutaan dan penyakit mata lainnya. Sedangkan kandungan Beta Coretan dan antociamin-nya sangat bermanfaat bagi balita dan anak-anak untuk membantu pertumbuhan tulang, gigi, rambut dan kulit serta sebagai pencegah berbagai penyakit degenetatif seperti jantung koroner, stroke dan kanker. Bagi orang yang terkena diabetes, ubi jalar sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat karea kandungan gulanya yang rendah. Karena itu pantaslah jika ubi jalar diberi predikat Sweet Potatoes is The King of Vegetables, oleh Nutrition Action Health Leter, USA.
Continue reading …