Ekologi Industri Peternakan
Usaha peternakan mempunyai prospek untuk dikembangkan karena tingginya permintaan akan produk peternakan.Usaha peternakan juga memberi keuntungan yang cukup tinggi dan menjadi sumber pendapatan bagi banyak masyarakat di perdesaaan di Indonesia. Namun demikian, sebagaimana usaha lainnya, usaha peternakan juga menghasilkan limbah yang dapat menjadi sumber pencemaran. Oleh karena itu, seiring dengan kebijakan otonomi, maka pengembangan usaha peternakan yang dapat meminimalkan limbah peternakan untuk menjaga kenyamanan permukiman masyarakatnya. Salah satu upaya kearah itu adalah dengan memanfaatkan limbah peternakan sehingga dapat memberi nilai tambah bagi usaha tersebut.
Seminar Perteta
Filed under: Agro TechnoPark, agrobisnis, Pertanian
| Hari/Tanggal | : | Selasa-Kamis, 6-8 Desember 2011 |
| Waktu | : | 08.00 – Selesai |
| Tempat | : | Kampus UNPAD Jatinangor |
TEMA SEMINAR:
”Penguatan Peran Keteknikan Pertanian Dalam Pengembangan Pertanian Industrial Yang Mandiri dan Berkelanjutan”
LINGKUP TOPIK SEMINAR :
- Bidang Teknik Tanah dan Air
- Bidang Energi dan Elektrifikasi Pertanian
- Bidang Mesin dan Peralatan Pertanian
- Bidang Bangunan dan Lingkungan Pertanian
- Bidang Teknologi Pasca Panen
- Bidang Sistem Manajemen dan Kebijakan terkait Keteknikan Pertanian
Model Pengembangan Ekologi Berbasis Pertanian Terpadu
Filed under: Agro TechnoPark, Ekologi Industri, Tek. Pengelolaan Limbah
Pengaruh jangka panjang dari perkembangan dunia pertanian dan industri dalam sistem petanian moderen, ternyata menghasilkan dampak negatif yang besar terhadap ekosistim alam. Pencemaran oleh bahan-bahan kimia beracun akibat tingginya intensitas pemakaian pupuk, pestisida dan herbisida telah lama diketahui. Demikian pula dengan ketahanan (resistensi) hama yang semakin meningkat terhadap pestisida akibat penyemprotan yang semakin tinggi serta pencemaran air tanah maupun sungai oleh senyawa nitrat akibat peggunaan pupuk yang berlebihan. Pertanian moderen juga telah mengurangi keragaman spesies tanaman secara drastis akibat penerapan sistem monokultur secara besar-besaran. Ekosistem alam yang semula tersusun sangat kompleks, berubah menjadi ekosistem yang susunannya sangat sederhana akibat berkurangnya spesies tanaman tersebut. Hal ini bertentangan dengan konsep pertanian berkelanjutan, yang selain memperhatikan pemenuhan kebutuhan manusia yang selalu meningkat dan berubah, sekaligus mempertahankan atau meningkatkan kualitas lingkungan dan melestarikan sumber daya alam.
Penerapan Ekologi Industri di Indonesia
Filed under: Agro TechnoPark, Ekologi Industri, Lingkungan, Pertanian, Tek. Pengelolaan Limbah
Pengembangan ekologi industri merupakan suatu usaha untuk membuat konsep baru dalam mempelajari dampak sistem industri pada lingkungan. Ekologi industri adalah suatu sistem yang digunakan untuk mengelola aliran energi atau material sehingga diperoleh efisiensi yang tinggi dan menghasilkan sedikit polusi. Tujuan utamanya adalah untuk mengorganisasi sistem industri sehingga diperoleh suatu jenis operasi yang ramah lingkungan dan berkesinambungan. Strategi untuk mengimplementasikan konsep ekologi industri ada empat elemen utama yaitu : mengoptimasi penggunaan sumber daya yang ada, membuat suatu siklus material yang tertutup dan meminimalkan emisi, proses dematerialisasi dan pengurangan dan penghilangan ketergantungan pada sumber energi yang tidak terbarukan.
Apresiasi Untuk Pahlawan Pangan Indonesia
Filed under: Agro TechnoPark, Pertanian, Psikologi Industri
Tanda-tanda kebangkitan sektor pertanian terus menggeliat. Ternyata krisis global pun cukup berdampak pada sektor ketahanan pangan, dalam hal ini sektor pertanian. Tetapi para petani Indonesia yang bekerja sama dengan para ahli agrikultur mencari solusi untuk keluar dari pelbagai tekanan yang mendera mereka. Hasil dari kerja sama ini, mereka mendapatkan solusi yaitu pengembangan dari sistem yang bernama “Revolusi Hijau”. Dengan solusi ini, para etani dapat dengan cepat menaikan hasil produksi ekspor maupun lokal.
Pendekatan Bisnis & Pengolahan Limbah Peternakan Sapi Menjadi Produk yang Memiliki Nilai Guna
Filed under: Agro TechnoPark, Ekologi Industri, Lingkungan, Tek. Pengelolaan Limbah
Perkembangan industri dan pola kehidupan masyarakat modern berhubungan langsung dengan peningkatan kebutuhan barang dan jasa, pemakaian sumber-sumber energi, dan sumber daya alam. Penggunaan sumber daya alam secara besar-besaran tanpa mengabaikan lingkungan mengakibatkan berbagai dampak negatif yang terasa dalam waktu yang relative cepat maupun dalam jangka panjang. Pembangunan berkelanjutan merupakan suatu upaya dan pola pendekatan dalam pemanfaatan sumber daya alam yaitu suatu pembangunan yang berusaha memenuhi kebutuhan kita sekarang tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Pemanfaatan Limbah dari Tanaman Pisang
Filed under: Agro TechnoPark, Ekologi Industri, Tek. Pengelolaan Limbah
Pisang bisa disebutkan sebagai buah kehidupan. Kandungan kalium yang cukup banyak terdapat dalam buah ini mampu menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, dan memperlancar pengiriman oksigen ke otak. Pisang telah lama akrab dengan masyarakat Indonesia, terbukti dari seringnya pohon pisang digunakan sebagai perlambang dalam berbagai upacara adat. Pohon pisang selalu melakukan regenerasi sebelum berbuah dan mati, yaitu melalui tunas-tunas yang tumbuh pada bonggolnya. Dengan cara itulah pohon pisang mempertahankan eksistensinya untuk memberikan manfaatkan kepada manusia. Filosofi tersebutlah yang mendasari penggunaan pohon pisang sebagai simbol niat luhur pada upacara pernikahan.
Bahan Olahan dari Limbah Panen Strawberry yang Rusak
Filed under: Agro TechnoPark, Lingkungan, Tek. Pengelolaan Limbah
berdasarkan literatur yang didapat dari menonton acara backpacker pada hari minggu di trans7 didapat bahwa dari selama musim panen didapat sekitar 20% hasil panen strawberry rusak atau busuk. JIka panen sebanyak 500 Kg per minggunya dengan harga jual dari strawberry per Kg-ny sebesar Rp 2000,00 maka kerugian akibat gagal panen sebesar Rp 200.000,00 perminggunya. Selain kerugian yang cukup besar,sampah strawberry tiap minggunya akan tertumpuk sekitar 100 Kg dipojokan atau ditempat sampah ladang strawberry.



Saya