Entropi & Lingkungan
Sekitar tahun 1850 Lord Kevin, Carnot dan Clausius mempelajari pertukaran energi panas dalam mesin menunjukkan bahwa terdapat hierarki diantara variasi bentuk energi dan ketidakseimbangan dalam transformasinya. Hierarki dan ketidakseimbangan ini merupakan landasan dari prinsip termodinamika yang kedua. Kenyataannya bahan fisis, bahan kimia serta energi elektrik bisa diubah sepenuhnya menjadi panas. Namun pembalikannya(panas menjadi energi fisis, misalnya) tidak bisa sepenuhnya dilakukan tanpa bantuan dari luar atau tanpa kehilangan energi yang digunakan untuk proses pembalikkan. Hal ini tidak berarti energi musnah; hal ini berarti ‘pembalikan’ tersebut tidak tersedia untuk menghasilkan kerja. Peningkatan yang tidak dapat diubah(/dibalik) dari energi yang tidak dapat dibuang dari semesta diukur dengan dimensi abstrak yang oleh Clasius pada tahun 1865 disebut entropi(dari bahasa Yunani entrope yang artinya berubah).
Total Quality Management
Pada dasarnya Total Quality Management berawal dari definisi kualitas itu sendiri. Menurut Fandy Tjiptono & Anastasia Diana (2003 ; 3) kualitas adalah:
“ kualtas terdiri dari kualitas dari segi design dan kesesuaian dimana diantara keduanya terdapat beberapa kesamaan elemen – elemen yang terdiri dari : Kualitas meliputi usaha memenuhi atau melebihi harapan pelanggan. kualitas mencakup produk dan jasa, manusia, proses, dan lingkungan. Kualitas merupakan kondisi yang selalu berubah (misalnya apa yang dianggap merupakan kualitas saat ini mungkin dianggap kurang berkualitas pada masa yang akan datang)”
Isu LIngkungan Dunia – (Movie)
Pemanfaatan Kulit Pisang sebagai Bahan Baku Baterei Kering
Energi alternatif merupakan sumber energi yang dihasilkan dari bahan-bahan yang belum pernah dimanfaatkan secara luas. Saat ini, penelitian mengenai energi alternatif lebih dititik beratkan kepada energi alternatif yang menggunakan bahan-bahan alami dan bersumber dari alam. Menurut Sutikno (2008) elektrolit dalam batu baterai bersifat asam, sehingga buah yang bersifat asam dapat menjadi elektrolit. Innocencio Kresna Pratama (2007) menambahkan, bahwa selain jeruk dan apel, buah lain dapat juga menghasilkan listrik. Percobaan Wasis Sucipto, S.Pd (2007) membuktikan bahwa kulit pisang dan jeruk dapat digunakan sebagai sumber arus listrik searah. Hal tersebut menimbulkan permasalahan, antara lain : Bagaimanakah performa (voltase dan ketahanan) baterai kering yang menggunakan bahan baku dari kulit pisang? dan Bagaimanakah pengaruh jenis kulit pisang terhadap performa baterai ?
Seminar Perteta
Filed under: Agro TechnoPark, agrobisnis, Pertanian
| Hari/Tanggal | : | Selasa-Kamis, 6-8 Desember 2011 |
| Waktu | : | 08.00 – Selesai |
| Tempat | : | Kampus UNPAD Jatinangor |
TEMA SEMINAR:
”Penguatan Peran Keteknikan Pertanian Dalam Pengembangan Pertanian Industrial Yang Mandiri dan Berkelanjutan”
LINGKUP TOPIK SEMINAR :
- Bidang Teknik Tanah dan Air
- Bidang Energi dan Elektrifikasi Pertanian
- Bidang Mesin dan Peralatan Pertanian
- Bidang Bangunan dan Lingkungan Pertanian
- Bidang Teknologi Pasca Panen
- Bidang Sistem Manajemen dan Kebijakan terkait Keteknikan Pertanian



Saya