Konsep Dasar Ekologi Industri
Ekologi industri memang merupakan suatu kajian yang masih baru yang menggunakan pendekatan sistem dalam studi-studinya untuk mengintegrasikan antara sistem industri dan alam serta mencari cara-cara untuk mendisain ulang sistem industri tersebut. Ekologi industri ini merupakan salah satu konsep untuk menerapkan pembangunan berkelanjutan. Ekologi industri merupakan multi disiplin ilmu yang membahas masalah sistem industri, aktivitas ekonomi dan hubungannya yang fundamental dengan sistem alam. Ide ekologi industri
dianologikan dengan sistem ekologi alam, yang biasanya digerakkan oleh energi matahari, ekosistem, termasuk di dalamnya hubungan mutualisme antar berbagai jasad renik dan lingkungan sekitarnya dimana terjadinya pertukaran material melalui suatu siklus besar. Idealnya sistem yang dibangun dalam ekologi industri juga mengikuti siklus seperti itu, di mana aliran energi, material dan penggunaan sampah hasil olahannya dapat dibentuk dalam suatu siklus tertutup, sehingga dapat mengefisiensikan penggunaan sumberdaya alam, bahkan bisa melengkapi/memperkaya sumber daya alam itu sendiri.
Peternakan Dusun Binangun
Jenis ternak yang dipelihara ialah sapi potong. Untuk mempermudah proses perkembangbiakan dilakukan inseminasi. Sapi induk merupakan sapi bantuan pemerintah dimana setelah sapi induk melahirkan maka sang anak mejadi milik peternak dan sapi induk digilir pada peternak lainnya. Peternakan sapi dimiliki oleh perorangan namun perawatannya dilakukan pada tanah milik desa secara berkelompok yang disewakan pada petani. Jumlah produksi sapi di Dusun Binangun termasuk kecil.
Potensi Dusun Binangun
Potensi manusia di Dusun Binangun cukup besar bila diiringi dengan aktivitas pendidikan yang sesuai, karena Dusun ini jumlah penduduknya paling besar diantara dusun-dusun yang lain. Bila kemauan disalurkan dengan sarana dan prasarana yang ada maka dusun ini dapat berkembang dengan cepat secara ekonomi dan pendidikan.
Potensi transportasi yang sampai saat ini belum di hidupkan kembali adalah sarana kereta api yang dibangun pada saat zaman Belanda yang sampai saat ini dibiarkan begitu saja. Padahal jalur rel kereta api tersebut mencakup Kota Cijulang hingga Kota Banjar yang bila dihidupkan dapat mendorong aktivitas ekonomi Dusun Binangun.
Sosial Budaya Dusun Binangun
Mayoritas penduduk Dusun Binangun berkebudayaan sunda namun ada beberapa orang yang berasal dari Solo yang berkebudayaan Jawa. Kelembagaan sosial budaya yang terdapat di dusun Binangun adalah berupa lembaga kesenian yang dulunya bernama Kasumba dan telah berganti menjadi Panggugah. Jenis keseniannya adalah silat, degung, dan calung. Namun saat ini lembaga ini kurang produktif karena kurangnya keterlibatan para pemuda dusun.
Dari hasil pengamatan kami, interaksi antar masyarakat menunnjukan tingkat kekeluargaan yang tinggi. Hal ini terlihat saat ada warga yang menyelenggarakan resepsi pernikahan, warga datang sambil membawa bahan makanan dan membantu jalannya resepsi, selain itu juga terlihat dari budaya gotong royong masih kuat yang didukung dengan adanya organisasi seperti LKK.
Pada sektor keagamaan, seluruh masyarakat Dusun Binangun beragama Islam dan sering dilakukan pengajian yang terjadwal tiap minggu. Di Dusun Binangun terdapat 5 masjid yaitu :
1. Masjid Al-Mutaqin
2. Masjid Al-Ikhlas
3. Masjid Nurul Iman
4. Masjid Al-Falah
5. Masjid Al-Muawanah


Saya