KKNM Bukan Charity, Justru Mahasiswa Harus Belajar dari Masyarakat
Laporan oleh: Lydia Okva Anjelia, [Unpad.ac.id, 27/05] Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) Integratif Unpad akan diselenggarakan pada Juli 2010 mendatang. KKNM periode ini akan diikuti sebanyak 3.085 orang peserta mahasiswa dari 16 fakultas di lingkungan Unpad dan akan dibimbing oleh 84 orang Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Selain itu terdapat juga 12 mahasiswa asing yang berasal dari Jerman, Inggris, Singapura, dan Islandia. Seluruh peserta tersebut disebar di 9 Kabupaten di Jawa Barat, terdiri dari 37 Kecamatan, dan 168 Desa.
Selain itu sebanyak 251 orang peserta Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen juga diikutsertakan dalam program KKNM Intergatif ini. Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, mengatakan bahwa pengajuan PKM kali ini meningkat dari periode sebelumnya. “Memang dalam KKNM Integratif pada dasarnya dosen lah yang melakukan pengabdian masyarakat,” tegas Prof. Ganjar dalam acara Koordinasi DPL Program KKNM Intergratif Unpad Periode Juli 2010 di Ruang Serba Guna, Gedung Rektorat Lama Unpad, Jln. Dipati Ukur No.35, Kamis (27/05).
Terkait hal tersebut, Rektor mengatakan bahwa ada pola pikir yang harus diubah. Bila sebelumnya dalam program KKN, kegiatan mahasiswa seolah-olah suatu bentuk pengabdian diri pada masyarakat. Padahal secara aplikatif, apa yang dilakukan mahasiswa tidak sepenuhnya bentuk dari pengabdian pada masayarakat. Sebetulnya mahasiswa cukup diarahkan untuk memahami realitas dan memahami masalah di masyarakat.
“Selain itu, kegiatan KKN di desa juga seolah-olah mahasiswa harus memberi sesuatu kepada masyarakat. Pola pikir ini yang harus segera diubah! Pada hakekatnya dalam kegiatan KKNM ini, mahasiswa belajar dari masyarakat bukan mengajari masyarakat,” tegas Rektor dihadapan calon DPL dan Dosen PKM.
Rektor juga mengatakan minimal mahasiswa mengetahui apa yang dilakukan masyarakat di desa. Dalam kurun waktu yang relatif singkat selama satu bulan, Rektor berharap mahasiswa nantinya punya bekal pengalaman tinggal di desa, dimana akan menjadi pembelajaran yang berharga bagi mereka.
Senada dengan Rektor, Ketua LPPM Unpad, Prof. Dr. Oekan S. Abdoellah menyatakan tema KKNM adalah “Belajar Bersama Masyarakat”. Prof. Oekan berharap, KKN menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat. Mereka nantinya akan tinggal bersama dalam satu desa dan berusaha mengidentifikasi masalah-masalah yang terjadi. Bersama dengan masyarakat desa tersebut, mahasiswa dan dosen berproses bersama untuk mencari jalan ke luar dan agar mahasiswa yang berasal dari multidisiplin bisa bekerja sama dalam menyelesaikan masalah yang ada.
“Betul apa yang disampaikan Rektor, bahwa paradigma lama harus kita hapus. KKNM bukan bermain dengan kegiatan charity, KKNM bukan juga kegiatan seperti yang dilakukan sinterklas. Pesan moral yang luar biasa akan didapatkan ketika kita bersama-sama belajar dari masyarakat,” tutur Prof. Oekan. (eh)*
Comments
Tell me what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!


Saya