Castro – TOKOH NYENTRIK,PENDIRI SOSIALISME KUBA
Kapal pesiar Granna meninggalkan dermaga di Meksiko pada November 1956. Kapal pesiar ini berisikaN 82 orang penumpang dan menuju Kuba, Negara tetangga Meksiko di Amerika tengah. Pada tanggal 2 Desember 1956, kapal pesiar Granna merapat di pantai utara provinsi Uriente, wilayah Kuba. Tujuan penumpang kapal ini adalah untuk menggulingkan pemerintahan resmi Negara Kuba di bawah pimpinan Presiden Jendral Fulgencio Batista. Serangan dadakan yang dipimpin oleh Fidel Castro itu dapat segera dipatahkan oleh pasukan Batista hingga pemberontak tersebut tinggal 12 orang yang berhasil meloloskan diri dan kemungkinan bergriliya di perbukita Sierra Maestra. Dua orang diantara pemimpin yang selamat adalah Fidel Castro dan Che Guevera. Kemenangan Batista segera diumumkan dengan salah seorang Batista. Ia mengumumkan bahwa pasukan telah dihabisi. Pengumuman ini memberi kesempatan bagi Castro untuk mencari dukungan kekuatan, dan ia dapat melakukannya dengan baik.






