Dalam buku Michael Todaro, negara-negara maju seluruhnya telah melalui tahapan “tinggal landas kearah pertumbuhan yang berkesinambungan” dan negara-negara terbelakang yang masih dalam tahapan masyarakat tradisional atau tahapan penyusunan kerangka landasan, hanya tinggal mengikuti suatu set aturan pembangunan tertentu untuk tinggal landas, yang pada gilirannya menuju kearah pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan.
Salah satu pikiran utama tentang pembangunan adalah bahwa bagi penyusunan kerangka dari awal untuk tinggal landas atau negara yang bisa berdiri sendiri sama halnya dengan lahan/daerah kosong yang identik dengan negara terbelakang yang segalanya mulai dari “nol” mengharuskan adanya tabungan dalam dan luar negeri dengan maksud untuk menciptakan investasi yang cukup, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.
Untuk terjadinya pembangunan itu harus adanya perubahan yang memusatkan perhatiannya kepada struktur yang memungkinkan perekonomian negara terbelakang mengubah perekonomian dalam negeri mereka dari pertanian tradisional untuk mencukupi keperluan sendiri ke perekonomian yang lebih modern yang lebih mengarah pada kota, dan lebih beraneka di bidang industri dan jasa. Namun hal ini juga terpengaruh pada keadaan geografis suatu daerah yang baik secara iklim ataupun letak yang mempengaruhi suburnya SDA dan kestrategisannya. Hal ini juga yang menunjangnya terjadinya struktur perekonomian.
Suatu daerah/lahan kosong yang memiliki SDA yang lengkap dan berpotensi dapat menjadi mandiri yang terlepas atau tidak bergantung dari daerah lain dengan diadakannya penyebaran dan pemerataan penduduk agar terjadi laju pertumbuhan yang merata. Ternyata tidak berhenti disitu saja, karena pada dasarnya manusia terjadi kebutuhan demi kelangsungan hidup, maka itu diciptakannya industri yang mampu mengolah bahan-bahan mentah yang telah tersedia di alam secara lengkap menjadi barang/jasa yang mempunyai nilai tambah. Perindustrian ini seperti pabrik-pabrik yang akan memenuhi kebutuhan penduduk di dalamnya secara khusus hingga bisa menjadi investasi yang dapat dijual ke daerah lainnya, baik kebutuhan sandang, pangan, ataupun papan. Perindustrian yang bahan dan produk semuanya milik sendiri dengan sistem produksi dan pendistribusian yang baik adalah modal utama untuk menjadi daerah yang siap landas, dimana terjadinya pasar yang sehat menjadikan proses perputaran uang yang tidak akan terputus dari konsumen yang membutuhkan barang dan berjalannya informasi menuju penjual hingga pada bagian produksi/industri baik hulu dan hilir. Selain itu perindustrian pun menyerap tenaga kerja yang banyak, inilah yang menjadikan sebagian penduduk berpengasilan dan bisa menghidupi kehidupannyan sendiri ataupun keluarga. Namun proses tersebut perlu dilakukan secara terencana, terkoordinasi, konsisten, dan berkelanjutan, melalui peran pemerintah bersama masyarakat dengan memperhatikan kondisi ekonomi, perubahan-perubahan sosio-politik, perkembangan sosial-budaya yang ada, perkembangan ilmu dan teknologi, dan perkembangan dunia internasional atau globalisasi. Maka itu perlu adanya pemerintah yang dapat melakukan peran penting diantaranya sebagai pengalokasi sumber-sumber daya yang dimiliki oleh negara untuk pembangunan, penciptaan stabilisasi ekonomi melalui kebijakan fiskal dan moneter, serta sebagai pendistribusi sumber daya.
Sistem perencanaan dan tersedianya SDM yang berkualitas/berpendidikan diharapkan dapat mengkoordinasikan seluruh upaya pembangunan yang dilaksanakan oleh berbagai pelaku pembangunan sehingga menghasilkan sinergi yang optimal dalam mewujudkan tujuan dan cita-cita masyarakat di dalamnya, terutama menjadikan daerah yang lepas landas.
Indonesia kan harusnya dari dulu lepas landas….
saya punya pemikiran lain.
kenapa Indonesia tertinggal dari negara maju? hal itu karena indonesia masuk sistem kapitalisme yang dibangun oleh mereka. saya ambil contoh kasus kelaparan di pulau Papua, banyak penduduk terpencil yang kelaparan kekurangan makanan. Kenapa di pulau yang subur seperti itu terjadi kelaparan? bukankah sumber pangan melimpah tumbuh di bumi pulau cendrawasih? karena pada awal orde baru, mereka dipaksa makan beras oleh rezim orde baru. padahal, sejak jaman dulu, makanan utama mereka adalah sagu, pohon yang melimpah tumbuh di sekitar mereka. beras, yang berasal dari padi, hanya cocok di tanah jawa. sebagian orang menyatakan sumber kelaparan mereka adalah karena tidak ada infra struktur jalan untuk distribusi beras. benar, jika asumsi beras satu-satunya makanan pokok. bukankah papua sejak dulu pulau yang makmur? bahkan sebelum di Jawa modern, mereka sudah berkecukupan dengan sumber daya alam mereka yang melimpah. kesimpulannya. bangun sistem ekonomi mandiri, jangan mau mengikuti sistem kapitalism Indonesia adalah negara kaya. tak usaha pakai dolar, karena biang kesengsaraan yang diderita indonesia adalah ketidakadilan sistem moneter dunia. siapa presiden yang berani keluar dari sistem kapitalis? kemakmuran akan menjadi jaminan buat INdonesia. yakin
ulasan yang mantab pa noer… mememang benar, apalagi kalau dilihat contohnya dengan orang papua… dari dulu orang papua bukan makan nasi sebagai makanan pokok. jaman Orba yang memaksa orang indonesia yg tidak biasa makan nasi tapi dirubah untuk makan nasi. akhirnya distribusi tidak merata…
ujung-ujung nya indonesia terjebak dengan sistem ekonomi kapitalis.
padahal indonesia bisa kuat. terima kasih pa noerhidajat