Environmental Friendly

Industrial Ecology – a systemic approach to Sustainable Development

SAYANG KAH KITA PADA BUMI INI ???

Dalam buku Michael Todaro, negara-negara maju seluruhnya telah melalui tahapan “tinggal landas kearah pertumbuhan yang berkesinambungan” dan negara-negara terbelakang yang masih dalam tahapan masyarakat tradisional atau tahapan penyusunan kerangka landasan, hanya tinggal mengikuti suatu set aturan pembangunan tertentu untuk tinggal landas, yang pada gilirannya menuju kearah pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan.

Read more

Sumber daya alam, dimana dapat diketahui bersama mempunyai banyak hal yang terkandung didalamnya, baik unsur biotik maupun unsur abiotik. Yang mana subjek subjek tersebut memiliki potensi ekonomi cukup besar apabila dalam pengelolaannya disertai dengan perencanaan yang matang. Sehingga didapat hasil yang optimal dari suatu kegiatan ekonomi yang terus berkelanjutan (kontinyu).

Read more

Bukan membahas malam pertama, tapi mungkin lebih tepatnya saya akan membahas sebuah overview bisnis online dan perkembangannya. Semoga saya membahas dari dua sisi yang seimbang. Sisi mana saja, bisnis online dari sisi optimistis dan sisi kedua dari pesimistis. Judul posting ini saya ambil dari sebuah pernyataan menarik dari seorang wanita yang bernama Barbara Sher pengarang buku “How to Get What You Really Want” pada tahun 1984. Intinya adalah bisa saya simpulkan secara sederhana seperti ini, Saat kita memiliki sebuah tujuan yang ingin kita capai selalu ada kesempatan kedua untuk meraihnya. Tidak perlu harus berhasil pada pertama kali kita menjalankannya. Gagal wajar, berhasil luar biasa gitu saja koq repot (kata mantan presiden kita).

Read more

Pengertian dan sejarah AMDAL, AMDAL diperkenalkan pertama kali tahun 1969 oleh National Environmental Policy Act di Amerika Serikat. Menurut UU No. 23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan PP No. 27/1999 tentang Analisis mengenai dampak lingkungan hidup (AMDAL) adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan.

Read more

Penggunaan kertas di perkantoran dan sekolah masih sangat tinggi karena belum ada barang lain yang dapat menggantikan fungsi kertas. Kertas-kertas yang telah digunakan untuk menulis, mencetak, dan menggambar biasanya dibuang menjadi sampah. Disebut sampah karena nilai dari kertas tersebut berkurang karena sudah menjadi kotor, terisi tulisan atau gambar lain, dan sudah tidak dapat digunakan. Penggunaan kertas dapat dikurangi dengan cara menggunkan kertas secara efisien, seperti mencetak secara bulak-balik pada kertas dengan jenis huruf, besar huruf, dan besar spasi yang sudah disesuaikan agar mendapatkan penggunaan kertas yang maksimal. Walaupun penggunaan kertas telah dikelola secara efisien, perkantoran, sekolah dan lainnya tetap menghasilkan sampah kertas yang sangat besar. Perlu diingat bahwa sampah kertas menjadi urutan kedua setelah sampah organik.

Read more