Pewarna Alami dari Limbah Kulit Manggis
Manggis (Garcinia mangostana L.) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Queen of fruit, merupakan sejenis tanaman buah yang tumbuh dan berkembang dikawasan tropis. Diperkirakan di Indonesia terdapat 100 jenis Garcinia , dari sekitar 400 Garcinia yang ada di dunia, yang tersebar didataran rendah adalah sampai sekitar 1000 m dpl. Buah manggis ini mulai banyak diminati oleh para konsumen selain memiliki rasa yang enak , putih dan juga menarik.
Biasanya orang – orang memanfaatkan manggis adalah dengan memakan daging buahnya yang berwarna putih, dan mereka membuang kulitnya. Tanpa mereka sadari, mereka telah menambah jumlah limbah yang ada dengan membuangnya. Sebenarnya limbah dari kulit manggis yang telah dibuang dapat diolah kembali dan hasilnya bisa digunakan kembali (recycle). Setelah kita memakan manggis, otomatis kulit manggis yang kita buang tidak memiliki nilai guna lagi. Dengan adanya daur ulang kulit manggis kita dapat memberikan nilai tambah dengan memproduksinya sebagai bahan baku pembuatan zat pewarna alami.
Proses pembuatan zat pewarna alami dari kulit manggis ini adalah sebagai berikut :
1. Sortasilah kulit manggis yang akan digunakan
2. Lakukanlah pencucian kuli manggis sampai bersih
3. Lakukanlah proses blansing
4. Kemudian kulit manggis mengalami proses penghancuran
5. Kemudian kulit manggis yamg telah hancur di ekstraksi dengan metode maserasi (perendaman dalam larutan selama satu malam dalam lemari es)
6. Setelah diekstraksi kemudian dilakukan proses penyaringan untuk memisahkan dari ampasnya
7. Kemudian melalui proses filtrat
8. Kemudian melalui proses sentrifuga (diberikan pelarut)
9. Dihasilkan pigmen yang masih terdapat berbagai campuran
10. Dilakukan proses pemyaringan
11. Dilakukan proses penguapan
12. Kemudian dikeringkan
13. Dihasilkanlah pigmen (zat pewarna alami)
Analisis biaya pembuatan
Biaya langsung Rp 123.000
Biaya buruh langsung Rp 110.000
Biaya primer Rp 133.000
Biaya tak langsung Rp 30.000
Biaya produksi Rp 163.000
Biaya komersial Rp 25.000
Harga pokok produk per pesanan (4 kg) Rp 288.000
Harga pokok produk per kg Rp 74.500
Bila keuntungan kotor sebesar 30 % dari harga pokok, pajak penjualan adalah 10 % dari harga jual produk.
Harga jual produk = Rp 96.850
Harga ini diperoleh dari = Rp 74.500 harga pokok + Rp 22.350 keuntungan kotor
Pajak penjualan diperoleh dari 10 % x Rp 96.850 = Rp 9685
Keuntungan bersih yang akan diperoleh dari tiap produk adalah sebagai berikut :
Rp 96850 – Rp 74.500 – Rp 9685 = Rp 12.665/kg
Jadi kita dapat menarik sebuah kesimpulan, bahwa kuit manggis yang tidak memiliki nilai guna lagi dapat didaur ulang kembali untuk menghasilkan suatu produk baru yaitu berupa zat pewarna alami. Zat pewarna alami dapat digunakan dalam makanan dan minuman, dan tentunya aman pula untuk dikonsumsi masyarakat sehingga tidak berdampak negatif bagi kesehatan tubuh.
Pendaur ulangan kulit manggis juga merupakan satu solusi untuk menanggulangi permasalahan limbah yang ada, bayangkan jika satu orang membuang kulit manggis, berapa juta kulit manggis yang akan menumpuk. Oleh karena itu dibutuhkan suatu terobosan baru teknologi pendaur ulangan limbah kulit manggis menjadi suatu produk baru yaitu zat pewarna alami yang nantinya akan bermanfaat bagi masyarakat dan bagi kelestarian lingkungan khususnya dalam penanganan limbah kulit manggis.
Comments
20 Comments on Pewarna Alami dari Limbah Kulit Manggis
-
jpurnomo on
Fri, 23rd Jan 2009 08:45
-
Boy Macklin on
Fri, 23rd Jan 2009 11:34
-
ilfa on
Sat, 24th Jan 2009 20:27
-
Boy Macklin on
Sat, 24th Jan 2009 22:17
-
Ayub on
Wed, 12th Aug 2009 15:06
-
Boy Macklin on
Wed, 12th Aug 2009 15:32
-
Ayub on
Wed, 19th Aug 2009 13:43
-
Lucie on
Sun, 4th Oct 2009 21:39
-
Rismawati on
Mon, 7th Dec 2009 14:09
-
Boy Macklin on
Mon, 7th Dec 2009 14:39
-
jajang wira on
Fri, 19th Aug 2011 08:42
-
Jeanny on
Mon, 12th Sep 2011 00:35
-
Aulia Annisa on
Tue, 13th Sep 2011 15:52
-
sari on
Tue, 20th Sep 2011 01:00
-
evelyn yoanita on
Mon, 7th Nov 2011 15:44
-
agus on
Wed, 7th Dec 2011 22:11
-
yusuf on
Sat, 31st Dec 2011 23:11
-
andry on
Tue, 10th Jan 2012 17:43
-
anis on
Sun, 22nd Jan 2012 20:04
-
aak caca on
Thu, 12th Apr 2012 20:24
Mas boy ini memang penulis tulen… anda sangat produktif sekali menulis, setiap hari 1-2 artikel anda posting…..ck ck ck
Ada atau tidak ada komen yg penting batin terpuaskan, karena memang itu tujuan utama ngeblog ya mas? Nggak seperti kebanyakan orang, ngeblog karena ada sesuatunya…. hehehe
Masalah pewarna makanan yg akhir-akhir ini marak diberitakan media, sudah saatnya kita kembali ke bahan alami yg lebih bersahabat disamping sedikit efek negatif yang ditimbulkan, miris hati ini melihat pewarna pakaian digunakan sebagai pewarna pada sebagian besar jajanan anak2
Warna apa sajakah yg dapat dibuat dari kulit manggis ini mas boy? apa hanya satu warna, atau bermacam-macam?
Trims infonya.. mudah2an ada rekan2 yg mau mencoba membuat dan memasarkan, ini peluang bagus lho?
Salam
GARDU BISNIS
Trims ma pur mau berkunjung… saya hanya menikmati profesi saya saja.. rumus nya hanya mensyukuri, menjalaninya, dan menikmatinya. mumpung dikasih nikmat untuk menulis dari yang maha kuasa yang jalani… siapa tahu bermanfaat untuk orang lain.. Knowledge for a Better Life.
kalo untuk pewarna manggis pada dasarnya semua warna bisa, kan ada elemen warna, tinggal di tambah warna yang di ingin dibuat saja.
kebetulan sekali pewarna manggis ini adalah hasil penelitian rekan saya dari jurusan teknologi pangan unpad. jadi ini memang bisa jadi peluang bisnis dan masih jarang sekali. kenyataannya bahan pewarna organik ini segmen pasarnya masih perang dengan bahan pewarna kimia. peluang pasar masih besar. saya sih ingin penelitian pewarna ini untuk jadi tinta printer… tapi masih ada yang dominan, ya itu jadi pewarna makanan…
kalo butuh info lanjut saya bisa kenalkan dengan para ahlinya yg lebih tahu daripada saya.
trims mas pur berkunjung kesini… wassalammualaikum…
saya tertarik banget ma artikel ini. mau nanya nica penelitian mengenai kulit manggis sebagai indikator alami udah ada yang ngelakukan belum ya?cos aku tertarik buat jadiin itu tugas akhir aku.bakas ke email aku ya mas.makasih
penelitian ini sudah ada yang melakukan mba ilfa… rekan saya dari teknologi pangan unpad. dan dosen ahlinya juga ada. kalau mba ilfa mau melakukan penelitian ini cari indikator lain yang lebih berisifat nilai ekonomis atau bagaimana melakukan mass production produk ini. sepertinya tema itu sangat menarik.
Mas Boy, saya tertarik menggunakan zat warna alami dari manggis ini, bisa kasih informasi bisa dibeli dimana? Info kan by email saja ya.
Apakah zat warna alami dari manggis ini berbau dan berasa?
Thanks ya,
Ayub
@ ayub
Mas ayub saya akan kirimkan no telp kontak person nya saja bagaimana??? Mas bisa langsung terhubung dengan penelitinya… kalau boleh tau mas ayub dari mana??? trims..
Oke, boleh. Kirim saja ke langitbaru@gmail.com. Saya tahu informasinya dari googling. Ditunggu banget ya. Thanks.
Mas Boy,
Boleh tanya dunk…
Proses Blansing tuh apaan yaaa?
Larutan yg dipake untuk merendam dalam proses maserasi itu apa?
Larutan apa yang dipakai pada tahap sentrifugasi? Berapa rpm kecepatan sentrifuga nya?
Bisa tolong dijawab ke email address saya ngga?
Makasih banyak sebelumnya.
Cheers,
Lucie
Assalamualaikum wr.wb
Artikelnya sangat informatif mas boy…
kalau boleh saya ingin mempelajari pewarna alami dari kulit manggis lebih dalam…
bisa tolong berikan contact person orang yang bisa saya hubungi…
kalau bisa dikirim lewat email saya…terimakasih banyak sbelumnya mas…….
@Rismawati
waalaikumsalam wr.wb.
semoga bermanfaat artikel ini, kontak person akan saya kirim by mail. saya perlu ijin yang bersangkutan untuk apakah no kontak diperbolehkan untuk diberitahukan pada orang lain. secepatnya akan saya kirim…
pak saya punya banyak stok kulit manggis kering, klo boleh tau kemana saya harus memasarkan barang tersebut. Kerna untuk mengolah sendiri saya gk ada kemampuan! Sekian n trima kasih sebelumnya!
Selamat malam,
Informasi artikelnya memberikan wawasan juga peluang-peluang, saya jadi tertarik untuk mengambil tema manggis untuk pewarna alam tekstil buat tugas kuliah saya.
Kalau boleh, saya juga ingin meminta nomer kontak orang yang bisa dihubungi sehubungan dengan penelitian ini.
Saya tertarik untuk membuatnya jika memungkinkan.
email saya di ovie.yeah@yahoo.com
terimakasih sebelumnya mas boy.
selamat siang pak
saya aulia dari politeknik negeri bandung
saya tertarik dengan artikel bapak karena sesuai dengan penelitian yang sedang saya lakukan, saya ingin berkonsultasi,bertanya dan sharing.
semoga bapak berkenan.
kira kira saya bisa menghubungi bapak via apa untuk lebih memudahkan komunikasi.
terimakasih
Mas, aku boleh minta no telp contact personnya? tolong email ke sari_ruswadmodjo@yahoo.com Thanx ya Mas
Pak Boy…saya sedang melakukan penelitian efek antikanker dr kulit manggis. saya perku metode ektraksi yang sederhana. bisa tolong bantu saya pak? bagaimana metode kerjanya dan berapa perbandingan pelarut dan bubuk manggis keringnya?trims banyak
Boleh tanya dunkā¦
Proses Blansing tuh apaan yaaa???
Larutan yg dipake untuk merendam dalam proses maserasi itu apa???
Larutan apa yang dipakai pada tahap sentrifugasi???
Bisa tolong dijawab ke email address saya ngga????
Makasih banyak sebelumnya.
mau sedikit nanya nih mas…!
sebelumnya pewarnanya buat makanan atau bukan,..?
trus apa sebelumnya udah dilakukan beberapa penelitian buat mastiin aman di konsumsi?
dan juga saya pernah baca artikel yang menuliskan bahwa kulit buah menyimpan semacam gas yang fungsinya itu untuk membuat buah tersebut matang walaupun sudah dipetik saat masih muda?bisa tolong dijelaskan tentang itu mas, terima kasih!
boleh tanya gak pak?
Aq dikasih tugas bikin karya ilmiah tp khusus menyangkut ilmu2 ipa,spt artikel anda diatas… Tp aq bingung mau bkin tema tntang apa… Bisa tolong bantu gak pak? Tapi yg gak susah” bgt yah pak… Kalo bisa aq minta nmr tlp atau email yg mudah aq hubungi… Kirim k andri_deanz@ovi.com
mohon bantuanya pak…
pak, saya mau nanya. kalau contoh hasil makanan atau minuman yang dihasilkan oleh pewarna manggis ini sendiri apa ya?
kalau bisa kirim jwbnnya ke email saya ya pak di anis_illiana@yahoo.co.id
terima kasih
ada cara yang lain gak untuk mendapatkan warna alami dari kulit manggis?
Tell me what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!


Saya