Seorang Kakek Menikahi Gadis dibawah Umur
Peristiwa kontroversi yang teradi belakangan ini,seorang Kakek sebut saja “Syekh Puji” menikahi gadis dibawah umur. Apa motivasi dan apa latar belakangnya? yang Bersangkutan yang lebih tahu. Peristiwa itu menuai reaksi dari berbagai pihak, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bahkan menudingnya sebagai pelanggaran hukum. Posting ini mengulas tulisan dari Alex Sumarsya, pada rubrik opini, “Seks Dan Mitos” dari harian Pikiran Rakyat, rabu, 29 oktober 2008.
Tingkah laku manusia yang berkaitan dengan lingkungan itu bermacam-macam ,hal itu berkaitan erat dengan faktor kebutuhan pribadi yang ingin dipenuhi.dan sesuatu kepribadian dari “kondisi psikofisisik yang dinamis dalam individu menentukan tingkah laku yag khas” (G.W.Alwort) sehingga menimbulkan driving force yang menggerakan manusia untuk bertingkah laku dalam mencapai suatu tujuan tertentu .
Setiap manusia memiliki needs (kebutuhan dorongan) yang permunculannya tergantung dari kepentingan dan tujuan individu .menurut “Abraham Maslow” manusia memiliki need Hierarchy ;
- Physiological Needs; kebutuhan yang bersifat bilosgis. contoh: air, udara, makanan, seks.
- Safety needs; kebutuhan rasa aman diwaktu sekarang dan akan datang.
- Social needs; kebutuhan untuk diterima orang lain, dihormati, berprestasi,dll.
- Esteem Needs; kebutuhan akan harga diri (gengsi).
- Self Actualization; ingin berbuat yang lebih baik.
Jadi bagaimana secara Medis, Hukum dan agama yang menyaring keputusan Kontroversi sang kakek. Sedangkan kebutuhan adalah suatu Progression Principle (kemajuan dari kebutuhan sebelumnya). Beberapa hal yang patut dipertimbangkan adalah dalam keagamaan Islam;
- “Menurut Ibn Hajar Al-Asqalani “Asma hidup sampai 100 tahun dan meninggal pada 73 atau 74 tahun H” (Taqrib’ul -tehzib, Ibn Hazar Al-Asqalani p.654, Arabic, Bab fil-nisa, Al-Hartul, Lucknow)
- “Menurut sebagian besar ahli sejarah, Asma, saudara tertua dari Aisyah berselisih usia 10 tahun. Jika Asma Wafat pada usia 100 tahun ditahun 73 H, Asma seharusnya berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah (ketika Aisyah berumah tangga), Aisyah seharusnya 17 atau 18 tahun. Jadi Aisyah berusia 17 atau 18 tahun ketika hijrah pada tahun dimana Aisyah berumah tangga.
- Pra-610 : Jahiliyah (pra Islamic era) sebelum turun wahyu .
- 610 M : Turun Wahyu pertama.
- 615 M : Hijrah ke Abyssinia.
- 616 M : Umar bin Alkhatab menerima Islam
- 620 M : dikatakan Nabi Muhammad meminang Aisyah.
- 622 M : Hijrah ke Yathrib ,kemudian dinamai Medina.
- 623/624 M : dikatakan Nabi SAW Berumah tangga dengan Aisyah .
“Seorang wanita harus ditanya dan diminta persetujuan agar pernikahan yang dilakukan menjadi syah (mishakat Al masabiah ,translation by James Robson ,vol 1,p.665). Secara islami persetujuan yang Kredible dari seorang wanita merupakan syarat dasar bagi kesyahan sebuah pernikahan .
Keputusan kakek adalah keputusan yang bersangkutan berdasarkan atas tujuan yang dilatarbelakangi akan motivasi dan pertimbangan-pertimbangan yang ada dari Agama, dll. dengan Keputusan tersebut apakah motivasinya? hanya yang bersangkutan yang tahu dan pastinya akan bertanggung jawab dihadapan Tuhan atau secara Hukum yang ada di Indonesia dikemudian akan keputusan tersebut tidak melanggar atau melanggar ketentuan hukum yang belaku !. Apakah anda mau menikahi gadis dibawah umur atau menikah terlalu dini ????????? Saya rasa anda sebaiknya Pikir-pikir dulu deh .
Comments
3 Comments on Seorang Kakek Menikahi Gadis dibawah Umur
-
fadly on
Mon, 19th Jan 2009 18:19
-
Boy Macklin on
Mon, 19th Jan 2009 21:58
-
fadly on
Tue, 20th Jan 2009 14:14
wouwww… baca artikel mas Boy perlu mengkerutkan kening dikit bos… lumayan
suka baca buku2 maslow yah? kalau erock fromm suka ngga? apalagi teori akar2 kekerasan… asyik tuh mas. suka juga seh bacanya
salam sukses => tunggu wajah baruku
trims… cuma baca2 dikit doang… okeh saya tunggu… wajah dan rumah maya barunya… trims…
ok Mas Boy…
Tell me what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!


Saya