Saya menguraikan tentang bahasan ekologi industri secara singkat dengan kerangka pemahaman keterkaitan dari berbagai disiplin ilmu. Beberapa hal yang harus dikuasai pada konsep ekologi industri yaitu, biologi, fisika, serta integrasi dari sistem industri. Akibatnya sudah pasti akan berdampak pada ekonomi lingkungan yang menjadi indikator keberhasilan konsep ekologi industri ini.

Industrial Ecology In Practice 1 - Kalundborg, Denmark
Sumber Steven W. Peck

Kerangka kerja Ekologi Industri ini telah berhasil diaplikasikan dalam suatu Proyek simbiosis industri di Kalunborg (100 km sebelah barat Copenhagen), Denmark dan telah menarik perhatian luas dunia internasional, proyek tersebut telah diberi penghargaan dari sejumlah penghargaan lingkungan (Keolelan, 1995).

Model Ekologi industri mengarah pada pertukaran material antar sektor industri yang berbeda, dimana limbah dari salah satu industri tersebut menjadi cadangan bahan baku ( feedstock ) untuk industri lainnya (Soemarwoto, 1999).

Comments

11 Responses to “Ekologi Industri Paradigma Baru Industri Ramah Lingkungan”

  1. Hasna on July 12th, 2008 12:45

    Apa itu Ekologi Industri??

  2. wulan indah ms on September 10th, 2008 11:34

    assalamu’alaikum…
    pak, saya mau tanya:
    1. hasil pengelolaan limbah bisa dalam bentuk apa aja?
    2. dalam pengelolaan limbah yang pake mesin2 kan mengeluarkan gas2 yang mungkin gas rumah kaca (misalnya CO2), itu gimana?percuma dong kita mengurangi limbah di permukaan bumi tapi menambah limbah di udara
    3. pengelolaan limbah yang ramah lingkungan yang seperti apa?

  3. Boy Macklin on September 10th, 2008 19:00

    waalaikumsalam wr wb..
    1. pengolahan limbah bisa dalam bentuk recyle untuk limbahnya atau reuse material yang sudah masuk usia usang…
    2. memang dalam pengolahan limbah ada yang menggunakan mesin tetapi syarat utamanya adalah mesin yang dugunakan tidak merusak lingkungan juga. green house effect sebenarnya bisa disiasati dengan menanam pohon lebih banyak lagi…
    3. pengolahan limbah yang ramah lingkungan biasanya menggunakan TTG (teknologi tepat guna) tidak semua limbah harus menggunakan teknologi itu. tetapi minimal limbah bisa dimanfaatkan menjadi produk baru…
    trims..

  4. R. Nanda Noviandi Rizma on September 11th, 2008 13:36

    Assalamualaikum Wr.Wb……..
    Pak Boy, saya cuma mw tanya:
    1. Apakah di Bandung Sistem Pengolahan Limbah sudah dilakukan maupun dikelola dengan optimal?
    2. Dalam Industri Kayu, apakah Limbahnya dapat dimanfaatkan kembali seperti dilakukannya Proses 3R (Reduce, Reuse dan Recycle?
    3. Mengapa Limbah yang dibuang dari Pabrik langsung saja dialirkan melalui sungai dan tidak di proses terlebih dahulu, supaya tidak mencemari sungai?

  5. Boy Macklin on September 11th, 2008 14:07

    Waalaikumsalam wr. wb.

    1. nah ini yang pernah saya teliti pada tahun 2005 apa yang terjadi di bandung dengan pengolahan limbahnya. terutama sampah kota bandung. sistem pengolahan limbah yang permanen betul boleh di bilang belum ada. untuk masalah optimal atau tidak saya tidak tahu, tapi di bdg dalam masalah sampah banyak sekali fihak yang berkepentingan. bahkan saking banyaknya sampai terlihat bandung tidak terurus.. kalo boleh bilang terurus saat akan pemilihan walikota saja..

    2. wah kalau itu sudah jelas, kayu sudah bisa digunakan kembali limbah scrapt-nya. mangkanya muncul produk instan yang harganya murah, menggunakan kayu press..

    3. limbah yang ada di pabrik dibuang ke sungai langsung sebenarnya tidak boleh, karena pabrik harus memiliki IPAL (installasi pengolahan air limbah)

    trims…

  6. Nur Fadlillah Fahmi on September 11th, 2008 17:27

    Assalamualaikum wr. wb
    1. Menurut bapa, apa batasan ukuran keberhasilan ekonomi lingkungan di dalam konsep ekologi industri?
    2. Bahaya apa yang paling besar pengaruhnya dari suatu limbah terhadap tubuh kita?

  7. Boy Macklin on September 12th, 2008 01:34

    Waalaikumsalam wr. wb.
    1. Keberhasilan ekonomi lingkungan dalam tatanan ekologi industri adalah terbentuknya sebuah sistem pengelolaan lingkungan dengan memanfaatkan limbah sebagai sumberdaya baru dan dapat memberikan sebuah nilai surplus bagi pengelolanya.

    2. bahaya yang paling besar akibat dari toxic dari limbah yang mencemari lingkungan yaitu, cacat tubuh seumur hidup di bandingkan kematian. Kematian pada seseorang menyebabkan semua permasalahan terselesaikan. Tetapi cacat tubuh, dan orang yg terkontaminasi masih hidup memiliki efek sosial kehidupan korban lebih berat. Misalnya korban akibat formalin atau kapas industri tekstil, bisa menyebabkan cacat organ dalam tubuh manusia. dan hal itu tidak akan terasa seketika, bisa terjadi kanker yang sedikit demi sedikit menggerogoti kehidupan korban. baik fisik, materi, dan kehidupan dalam keluarga.

  8. hari madrid F on September 14th, 2008 14:50

    Assalamualaikum wr. wb

    1. pak boy, apakah suatu saat nanti akan ada teknologi yang dapat mengubah limbah-limbah industri yang tidak dapat diuraikan oleh tanah (plastik) ?

    2.pak apakah negara kita sudah mencontoh penerapan ekologi industri ramah lingkungan ?? apabila tidak, mengapa negara kita tidak mencontoh Model Ekologi industri ramah lingkungan dimana limbah dari salah satu industri tersebut menjadi cadangan bahan baku??

  9. Jessi Gianti Putri on September 14th, 2008 16:04

    Assalammualaikaum, wr. wb.
    1. pak, masalah sampah sekarang merupakan masalah yang umum dihadapi masyarakat, yang saya ingin tahu, apa upaya pemerintah dalam menangani masalah sampah ini. Menurut bapak apakah upaya pemerintah tersebut baik untuk dikembangkan dan bermanfaat bagi masyarakat nanti (seperti PLTSa)?
    2. Pak saya ingin tahu dampak apa yang terjadi nanti setelah 10-20 tahun ke depan jika masalah sampah ini belum dapat ditangani dengan baik?
    3. Pak, adakah Undang-undang yang memberlakukan masalah limbah?misalnya hukuman untuk pelanggar undang-undang tersebut

    Terima Kasih

  10. Usman Nurhakim on September 15th, 2008 22:26

    pak saya hanya inggin bertanya masalah bahasan di atas.
    apakah sistem ini dapat dengan mudah dilakukan pada skala besar?
    apakah barang yang sudah tidak bernilai (habis masa lifetimenya atau sudah menjadi harga rongsok) dapat digunakan kembali di sistem industri di atas?
    bagaimana dengan bahan kimia hasil dari pemisahan limbah dan air?dibuang ke mana limbah kimia tersebut?

  11. Online Buku - Blog | e-Lecture | Industrial Engineering | Industrial Ecology | Industrial Economic | Environment | Agricultural | Soil and Water Engineering | Computer | e-Learning | Online Business | Writing | Culinary | Community | Home-Based Business on September 28th, 2008 03:32

    [...] untuk semua pihak. Prinsip terpadu dalam pengolahan limbah diterapkan dalam sebuah siklus ekologi industri. Konsep ini berawal dari sistem biologi yang dikenal dengan sebuah ekosistem yang didalamnya [...]

Leave a Reply